Yansen Bernostalgia di Long Bang, Peso

Kampanye Pilgub Kaltara 2020
Cawagub Kaltara nomor urut 3, Dr Yansen TP, M.Si bersama istri saat berkampanye di Kecamatan Peso

POS-KALTARA.CO.ID – Kisah, pengalaman dan suasana saat menjabat sebagai Camat Peso, Kabupaten Bulungan pada tahun 1998-2001 masih sangat melekat dalam benak dan hati Dr. Yansen TP, M.Si, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kalimantan Utara (Kaltara) nomor urut 3. Sebab, semua desa di wilayah yang ia pimpin tak satupun terlewatkan ia kunjungi.

Karena itu, saat dirinya berkampanye tatap muka dan dialog bersama dengan warga Desa Long Bang yang mana dahulu masih bagian dari Kecamatan Peso dan sekarang sudah menjadi bagian Kecamatan Peso Hilir sangat membuatnya bahagia dan bernostalgia kembali.

“Pada Kesempatan ini, tentu kesempatan yang sangat berharga bagi saya, sangat membanggakan dan membahagiakan untuk saya karena saya kembali lagi datang ke Long Peso khususnya Long Bang selepas saya menjadi camat 20 tahun yang lalu,” ungkap Yansen TP, (16/10) di Amin Adat Lu’Ung Djalung, Desa Long Bang.

Baca Juga:  Butuh Pemimpin yang Melayani, Warga NTT Yakin Zainal-Yansen Menang

Dikatakan Yansen TP, dirinya masih ingat ketika menjabat sebagai Camat Peso pada masa itu dalam situasi reformasi Tahun 1998 dan semua berhadapan dengan masuknya semangat reformasi ke Kecamatan Peso.

“Jadi ketika itu saya selalu datang ke setiap desa. Terutama juga Desa Long Bang ini,” kata Bupati Malinau dua periode yang saat ini sedang cuti kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) Provinsi Kaltara Tahun 2020 berpasangan dengan Calon Gubernur (Cagub) Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum ini.

Baca Juga:  Paslon Zainal-Yansen Janjikan Sertifikat Gratis Bagi Petambak

Dulu, lanjut pria kelahiran Pa’Upan, Krayan ini, dirinya bersama masyarakat dengan segala keterbatasan yang ada berusaha membangun desa-desa, termasuk membangun rumah atau amin adat. Baik bekerja sama dengan pihak swasta maupun swadaya serta gotong royong masyarakat.

“Dan ketika Tahun 2000 kalau gak salah mulai dibangun Amin Adat ini dan diresmikan Tahun 2003 oleh Bapak Anang Dahlan Jauhari (Bupati Bulungan pada masa itu),” bebernya.

Melihat kondisi rumah adat itu sekarang masih berdiri kokoh dengan tiang-tiangnya terbuat dari kayu ulin yang sangat besar dan menjadi tempat dia berkampanye tatap dan dialog untuk pencalonannya sebagai Cawagub Provinsi Kaltara, di hadapan warga ia pun mengaku bangga, karena itu menjadi bagian sejarah dalam hidupnya.

Baca Juga:  Raker Perbankan Se-Kaltara, Gubernur Zainal Ingatkan CSR Tepat Sasaran dan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

“Jadi ini sebuah perjuangan perjalanan sejarah. Saya bangga sempat datang ke tempat ini. Luar biasa. Rasanya saya masuk ke rumah-rumah adat, ini baru saya lihat sangat kokoh begini, luar biasa Long Bang,” katanya mengapresiasi.

“Karena melihat pohon (tiang rumah adat) ini saja saya kagum, bahagia dan rasa aman, karena pohon yang kokoh luar biasa ini dan memang Long Bang ini dari dulu desanya desa besar, desa yang punya semangat,” imbuh Cawagub paslon dengan akronim ZIYAP dan punya tagline Kaltara Rumah Kita ini. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here