Warga Ingin Manfaatkan Lahan Ex OBP, BNPP: Segera Rapatkan dan Koordinasikan

Pertemuan Warga Eks OBP Sungai Sumantipal dengan BNPP
BNPP Bertemu kepala desa Sungai Sumantipal Kecamatan Lumbis Pansiangan terkait keinginan memanfaatkan lahan eks OBP pada Kamis (11/3)

Pos-Kaltara.co.id – Warga Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan menginginkan agar diberi keleluasaan mengelola dan memanfaatkan lahan yang berada di eks lokasi outstanding boudary problema (OBP) Sungai Sumantipal.

Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) pun menyarankan agar segera berkoordinasi dan menggelar pertemuan disertai berita acara untuk diusulkan kepada Pemerintah pusat.

Hal ini terungkap saat Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara (Asdep Tasbara) BNPP Murtono, menghadiri pertemuan khusus dengan sejumlah tokoh masyarakat dan kepala desa yang berada di wilayah eks OBP Sungai Sumantipal pada Kamis (11/03).

Pertemuan yang berlangsung sekira 30 menit itu, Murtono mendapatkan aspirasi melalui jubir Kepala Desa Sumantipal Busiau perihal keinginan masyarakat memanfaatkan wilayah ex OBP Sumantipal tersebut demi kebutuhan dan pengembangan ekonomi serta permukiman penduduk di masa yang akan datang.

Baca Juga:  Bupati Nunukan Temui Korban Kebakaran Inhutani

Kemudian Plt Camat Lumbis Pansiangan Lumbis, menjelaskan kurang lebih 40 tahun wilayah Sungai Sumantipal berstatus “abu-abu, bagaikan wilayah tanpa negara” karena dipersoalkan oleh pihak Malaysia.

Namun atas kebulatan tekad warga yang ingin tetap menjadi bagian dari NKRI dan usaha Pemerintah Indonesia, sehingga membuahkan hasil dimana wilayah tersebut resmi atau dapat dipertahankan sebagai wilayah NKRI.

Hal itu ditandai dengan pengakuan pihak Malaysia dengan penandatangan MOU di Kuala Lumpur pada 18 November 2019. Luas wilayah NKRI yang berhasil dipertahankan tersebut berkisar 5.000 hektar lebih, sebut Lumbis.

Baca Juga:  Honorer Akan Dievaluasi, Bakal Ada Dirumahkan

Pada kawasan eks OBP Sungai Sumantipal ini, satu hamparan dengan lokasi PLBN Terpadu Labang dengan jarak sekira 5 kilometer yang mana telah ada jalan JIPP yang menghubungkan Lumbis Pansiangan hingga Lumbis Hulu.

Lumbis menceritakan kondisi kawasan itu bahwa kontur tanah yang terdiri dari perbukitan yang landai dan luas sehingga sangat potensial menjadi lahan perkebunan dan permukiman.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut Asdep Tasbara Murtono memberikan beberapa saran dan masukannya. Salah satunya, meminta warga setempat segera melakukan rapat dengan masyarakat dan membuat berita acaranya lalu mengkoordinasikannya dengan Bappeda dan instansi terkait di daerah.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Siap Jalani Pemeriksaan Interim LKPD dari BPK RI

” Lakukan overlay kawasan untuk melihat status kawasannya karena wilayah tersebut ex OBP, setelah itu sampaikan kepada kementerian terkait untuk dipertimbangkan”, saran Murtono.

Hadir dalam sesi dialog tersebut Kepala Desa Sumantipal, tokoh masyarakat Desa Ngawol, tokoh masyarakat Desa Labang, tokoh masyarakat Desa Tantalujuk, tokoh masyarakat Desa Tambalang Hulu, Kepala Desa Langgason dan Sekdes Desa Panas. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here