Wakil Bupati Nunukan Bagikan Akta Kepada Anak TKI Dan Disabilitas

Penyerahan Akta
Wabub Nunukan Bagikan Akta Kepada Anak TKI dan Disabilitas, Jumat (23/07)

PK Online – Wakil Bupati (Wabup) Nunukan H.Hanafiah hadiri perayaan hari anak nasional secara virtual di ruang vip kantor bupati Nunukan lantai IV pada Jumat (23/07).

Wabup Hanafiah usai pertemuan tersebut mengatakan, momentum Hari anak nasional diperingati setahun sekali bertujuan memberikan rasa kepedulian serta partisipasi seluruh komponen bangsa salam menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, dan berkembangnya anak Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam momentum perayaan hari anak nasional tahun 2021 ini juga membagikan akta kelahiran kepada anak-anak yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda,”ujar H.Hanafiah.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Menyaksikan Pidato Presiden RI Dalam Sidang Tahunan 2021

“Dalam perayaan hari anak nasional tahun ini kita memberikan akta lahir kepada para anak tenaga kerja Indonesia/pekerja migran Indonesia dan anak-anak disabilitas,” tambah dia.

Hal ini merupakan wujud dari tujuan dilaksanakannya hari anak nasional tiap tahunnya sebagai pemenuhan hak dasar anak sebagai generasi penerus dimasa yang akan datang.

“Pembagian akta lahir anak ini juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Nunukan terhadap masa depan anak yang merupakan generasi pemegang estafet dimasa depan yang akan datang,” jelas Hanafiah.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Nunukan Faridah Aryani ditempat yang sama menyampaikan bahwa akta lahir merupakan pemenuhan hak anak.

Baca Juga:  Masyarakat Sebatik Dukung Zainal-Yansen Demi Perubahan Pembangunan

“Sesuatu yang mendasar bagi masyarakat Indonesia terutama anak-anak dalam hak sipilnya, saat ini kita juga telah melakukan pendataan terhadap anak yang belum memiliki akta akta lahir,” kata Faridah.

Acara HAN tersebut juga sekaligus menyerahkan 50 akte kelahiran anak, yang terdiri dari anak telantar sebanyak 36 orang, disabilitas 5, dan anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) 9 orang.(ren/KA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here