Wabup Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan Bersihkan Pantai

Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Wabup Nunukan Hanafiah Ikut Bersihkan Pantai Saat Bakti Sosial Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (26/06). Foto: Humas&Protokol

Sampah merupakan tanggung jawab kita semua dan musuh kita bersama.

H. Hanafiah

PK OnlineWakil Bupati (Wabup) Nunukan Hanafiah turut serta membersihkan sampah saat melakukan kerja bakti bersih pantai di Pantai Kayu Angin, Desa Tanjung Karang, Sebatik pada Sabtu (26/06).

Pembersihan sampah plastik di Pantai Kayu Angin adalah bentuk restorasi ekosistem. Kegiatan tersebut juga merupakan rangkaian hari Lingkungan Hidup Sedunia yang di pusatkan di Kecamatan Sebatik.

Pada kesempatan itu, Hanafiah mengajak warga baik yang tinggal di Pulau Sebatik maupun dari luar agar peduli akan kebersihan lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarang tempat dan mengurangi penggunaan kemasan plastik.

Dengan membiasakan diri mengurangi penggunaan plastik dan tidak membuang sampah sembarangan, kata Hanafiah, Kita secara tidak langsung telah ikut melestarikan lingkungan hidup.

“Sampah ini merupakan tanggung jawab kita semua stakeholder dan masyarakat, saya pikir kegiatan ini tidak bisa bertahan lama tanpa dukungan kita semua, masyarakat juga harus mulai sadar bahwasannya sampah ini merupakan musuh kita bersama,” ungkap Hanafiah.

Selain itu, Wabup Nunukan bersama sejumlah perangkat daerah dan Pemerintah kecamatan juga turut serta menanam mangrove di area Pantai Kayu Angin. Hal ini dimaksudkan agar dapat menahan laju abrasi yang terjadi di pesisir pantai Pulau  Sebatik.

Mangrove juga merupakan habitat beragam jenis satwa sehingga melestarikan hutan bakau dengan menanam kembali di nilai sangat penting dan akan berdampak positif terhadap kehidupan manusia.

ia juga mengingatkan masyarakat secara sadar membiasakan diri dan terus menggalakkan menanam pohon, baik itu di pekarangan rumah maupun di area pantai.

Kepada masyarakat terkhusus petani rumput laut, lanjut Hanafiah, agar tidak membuang sampah plastik sisa pelampung begitu saja. Dengan begitu, sampah-sampah itu tidak akan terbawa ombak dan menumpuk di pesisir pantai.

“Kepada petani rumput laut, sampah sisa pemanfaatan pelampung supaya tidak dibuang sembarang tempat, tetapi dimasukan ke dalam karung dan disimpan di depan rumah, jadi mobil sampah DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang melintas bisa mengangkutnya,” mintanya. (Humas)

Editor: Muhammad Syukri

Baca Juga:  DPRD Minta Pemkab Nunukan Siapkan Area Penambangan yang Layak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here