fbpx
Beranda Nunukan Tidak Terdaftar di DPT Pilkada 2020? Secepatnya Daftarkan Diri di PPS

Tidak Terdaftar di DPT Pilkada 2020? Secepatnya Daftarkan Diri di PPS

Pencoklitan Pemilih di perbatasan Malaysia-Indonesia di Pulau Sebatik
PPDP Desa Sei Limau Kecamatan Sebatik Tengah sedang mencoklit pemilih yang tinggal di wilayah Malaysia, Kamis (23/7)
PosKaltara.co.id – Apabila ada warga yang tidak tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) pilkada serentak 2020, bisa ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan membawa e-KTP untuk menggunakan hak pilihnya.

Jumlah pemilih pada pilkada serentak 2020 telah ditetapkan KPU Nunukan sebanyak 117.763 orang namun warga yang tidak terdaftar diminta agar tetap menggunakan hak pilihnya.

Sekaitan dengan masih adanya warga wajib pilih yang tidak terdaftar dalam DPT pilkada serentak 2020, Ketua KPU Nunuka Rahman pada Senin, 2 Nopember 2020 menyatakan warga yang tidak terdaftar dalam DPT agar tetap menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kaltara dan Bupati-Wakil Bupati Nunukan.

Baca Juga:  Jam Malam Mulai Berlaku, 349 Pasien COVID-19 Sembuh di Nunukan

Ketentuannya, bersangkutan benar-benar warga negara Indonesia yang beralamat di wilayah Kaltara bagi pemilih Gubernur-Wakil Gubernur dan beralamat di wilayah Kabupaten Nunukan bagi pemilih Bupati-Wakil Bupati telah memiliki e-KTP atau telah melakukan perekaman (surat keterangan).

“Bagi warga yang tidak masuk dalam DPT harus dipastikan warga Kabupaten Nunukan yang dibuktikan dengan identitas kependudukan,” ujar dia.

Rahman juga mengajak masyarakat yang belum terdata dalam DPT pilkada serentak 2020 ini agar melaporkan diri di panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau panitia pemungutan suara (PPS) untuk memudahkan pemetaan jumlah pengguna e-KTP.

Baca Juga:  RDP DPRD Nunukan, Titik Terang Di Balik Carut Marut Sengketa Lahan

Tujuannya, apabila ada TPS yang kekurangan jumlah surat suara maka pemilih yang menggunakan e-KTP dapat dialihkan ke TPS terdekat dalam satu wilayah kelurahan atau desa agar semuanya bisa menyalurkan hak pilihnya.

Hanya saja Rahman menegaskan belum mendapatkan petunjuk teknis baru apabila surat suara tambahan sebesar 2,5 persen dari jumlah pemilih dalam DPT setiap TPS tidak mencukupi. Apakah pemilih yang menggunakan e-KTP dapat menggunakan hak pilihnya menggunakan surat suara yang tidak terpakai.

“Sampai sekarang belum ada juknisnya soal apakah pemilih yang menggunakan KTP itu bisa pakai surat suara yang tidak terpakai oleh pemilih yang terdaftar dalam DPT,” terang Rahman.

Baca Juga:  BNN Tes Urine Calon Ketua RT di Kelurahan Nunukan Tengah 

Pada prinsipnya, kata Rahman, pemilih yang tidak terdata dalam DPT pilkda serentak 2020 ini dapat menggunakan hak pilihnya dengan membawa e-KTP atau surat keterangan telah melakukan perekaman sepanjang surat suara tersedia di TPS. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

%d blogger menyukai ini: