Program Pra Kerja
Puluhan sopir angkot yang mendatangi Kantor Dishub Nunukan pada 4 Juni 2020

POS KALTARA.CO.ID- Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara jumlah sopir angkutan kota (angkot) atau taksi yang aktif sebanyak 166 orang.

Dari ratusan sopir aktif ini, hanya 20 orang saja yang bisa mendaftarkan diri pada program pra kerja yang dirancang Presiden Jokowi ini.

Kendalanya, sopir-sopir ini tidak memiliki email pribadi, sebut Kepala Seksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Nunukan,
Windu Hidayatullah pada Kamis, 4 Juni 2020.

Ia mengakui, Dishub Nunukan telah beberapa kali mengsosialisasikan kepada sopir-sopir baik berupa imbauan maupun cara lain. Hanya saja, memamg sopir-sopir angkot ini seakan-akan tidak meresponnya.

Baca Juga:  RS Pratama Sebatik Wacana Dijadikan "Promotif Preventif"

“Cuma ada 20 sopir saja yang mau buat email untuk mendaftarkan diri pada program pra kerja ini,” beber Windu di kantornya.

Padahal, program ini sangat bermanfaat bagi sopir-sopir karena kelak kemumgkinan akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

Ke-20 sopir yang memiliki email ini, kata Windu, telah mendaftarkan diri sehingga dinyatakan telah tercatat namanya pada program ini.

Sedangkan sebagian besar sopir yang tidak punya email ini dipastikan tidak bisa mendaftarkan diri lagi karena waktunya telah berakhir.

Windu menjelaskan, setelah sopir mendaftarkan diri maka sosialisasinya langsung ke email masing-masing. Oleh karena sopir bersangkutan harus update terus.

Baca Juga:  RDP DPRD Nunukan, Titik Terang Di Balik Carut Marut Sengketa Lahan

Bahkan 20 sopir yang telah mendaftarkan diri ini, dituntun langsung oleh Dishub Nunukan hingga paham. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here