Tahun ini, investor Australia masuk Kaltara nilainya Rp180 triliun

PK Online Anak perusahaan Fortescue Metals Grup asal Australia yakni Fortescue Future Industries Pty Ltd akan berinvestasi di Kaltara sebesar Rp180 triliun.

Realisasinya diperkirakan tahun ini (2021) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

“Insya Allah tahun ini investor dari Australia akan masuk melaksanakan pembangunan proyek PLTA. Itu nilai investasinya lebih kurang Rp 180 triliun,” ujar Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang belum lama ini.

Selain PLTA, kata Zainal, rencananya investasi ini juga akan masuk ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Bulungan.

Baca Juga:  39,4 Persen Masyarakat Kaltara Yakin ZIYAP Menang

“Diperkirakan kegiatan pada investasi mega proyek ini akan bisa merekrut lebih kurang 7000 tenaga kerja. Tentu ini akan menjawab masalah pengangguran di Kaltara ini,” lanjut dia.

Sementara, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Yansen TP menuturkan, investasi hijau perlu didorong untuk mengoptimalkan keberlangsungan lingkungan selain juga tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, Pemerintah sudah mengungkap rencana pembangunan proyek kawasan industri hijau terintegrasi berbasis hydropower yang akan dibangun di Kaltara.

Kawasan industri yang luasnya mencapai 12.500 hektar itu bahkan menjadi salah satu kawasan industri hijau terbesar di dunia.

Baca Juga:  Pemprov dan PHBI salurkan Puluhan Ekor Sapi Qurban

“Kita punya potensi yang bisa menghasilkan energi. Tapi dulu kita tidak punya kebijakan itu. Nah, sekarang kita sudah punya kebijakan itu,” kata Yansen.

Yansen berharap para investor yang masuk bisa serius dan memiliki komitmen. Jangan hanya sekadar hanya untuk mendapatkan kesempatan atau mendapatkan izin, tapi harus diwujudkan.

“Harapan kita, izin itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Tentu dengan cara progres pekerjaan harus jelas,” pungkasnya. (sur/dkisp-kaltara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here