Soal Vaksin Sinovac, Hj Leppa: Saya Mau Sekali Disuntik Vaksin

Ketua DPRD Nunukan Batal Divaksin COVID0-19
Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa

Pos-Kaltara.co.id -Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa melontarkan pernyataan bahwa dirinya mau sekali divaksin tetapi tidak dibenarkan oleh Dinas Kesehatan setempat karena terkendala soal usia.

Usia Hj Leppa saat ini telah mencapai 66 tahun atau telah melampaui dari ketentuan Pemeirntah yang diwajibkan mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 hanya maksimal 60 tahun.

Padahal, kata dia, secara fisik dan semangat menjalankan arahan Pemerintah soal pencegahan penyebaran virus korona masih tampak bugar. Namun Hj Leppa akui pula, pnya penyakit tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Baca Juga:  Sengketa Lahan Carut Marut, DPRD Nunukan Bentuk Pansus

Sehubungan pembatasan usia untuk mendapatkan vaksin sinovac ini, Hj Leppa mengajak masyarakat Kabupaten Nunukan agar tidak takut disuntik vaksin karena efeknya positif.

Ajakan legislator Partai Hanura ini dikhususkan kepada masyarakat yang masih usia muda 18-59 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit. Sebab, kata dia, kelompok masyarakat yang bisa disuntik vaksin ada kriteria tertentu yang harus menjadi pertimbangan.

“Saya ajak masyarakat Nunukan tidak usah takut disuntik vaksin karena itu bagus . Saya saja ini mau sekali disuntik tapi katanya tidak bisa karena usia dan ada riwayat penyakit,” ungkap dia pada Selasa (2/2).

Pengharapan Ketua DPRD Nunukan ini, guna meluruskan adanya isu bahwa masyarakat khawatir untuk disuntik vaksin karena banyaknya isu hoax yang beredar di media sosial menyebabkan ada perasaan takut.

Baca Juga:  Nunukan Zona Merah, Pemkab Nunukan Tiadakan Kegiatan

Padahal, Hj Leppa menilai, vaksin Sinovac tidak berdampak negatif kepada orang yang disuntik. Beberapa orang di Indonesia bahkan di dunia telah disuntik vaksin tidak bermasalah juga. (mt)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here