SEPAKAT, Semua OPD Ditarget Gabung Awal 2022

Simulasi Aplikasi SEPAKAT
Simulasi Aplikasi SEPAKAT di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra, Selasa (22/06). Foto: Poskaltara

PK OnlinePemerintah daerah melakukan uji coba SEPAKAT (Sinergitas Perangkat Daerah dalam Akuntabilitas Kepala Daerah), aplikasi pelaporan kegiatan di Ruang Asisten Pemerintahan dan Kesra di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Selasa (22/06).

Asisten Pemerintahan, Muhammad Amin disela-sela simulasi menyebutkan SEPAKAT adalah bentuk dari proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II angkatan VII yang sebelumnya diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Ia menambahkan, aplikasi ini nantinya akan menyampaikan empat bentuk laporan yang selama ini disampaikan secara offline.

“Aplikasi ini merupakan laporan penyelenggara kegiatan daerah yang dilakukan secara Online diantaranya Laporan Penyelenggara Pemerintah Daerah (LPPD), Standar Laporan Minimal (SPM), Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah (LKPJ),” papar Amin.

Baca Juga:  Bupati Nunukan: Jangan Pandang Enteng Anak Muda Sekarang

Dalam kesempatan itu, Amin menyebutkan Setelah launching secara terbuka pada Jumat pekan ini, maka semua bentuk pelaporan akan dilakukan secara online.

Hanya saja, pada tahap awal, penggunaan SEPAKAT terbatas pada lima OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Nunukan.

“Untuk saat ini, hanya lima SKPD (OPD) yang bisa menyampaikan laporannya secara online yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Komunikasi Informatikai dan Statistik, serta Dinas Sosial,” jelasnya.

Ia juga menambahkan untuk jangka menengah nanti pihaknya menargetkan hingga 20 OPD bergabung pada akhir 2021 ini.

Baca Juga:  Cagub Zainal A Paliwang Simulasikan Cara Mencoblos Nomor 3 di TPS

Sementara untuk jangka panjang, pada 2022 nanti, dia menargetkan semua OPD hingga ke tingkat kecamatan bisa menggunakan aplikasi SEPAKAT.

“Untuk jangka menengah, kita target 20 OPD di akhir 2021 dan jangka panjangnya, awal 2022 semua OPD hingga kecamatan berjumlah kurang lebih 51 bisa menggunakan aplikasi ini untuk memyampaikan laporannya,” tambahnya.

Menanggapi soal jaringan internet, Amin menyebutkan akan bekerja sama dengan stakeholder terkait lainnya untuk menjaga stabilitas jaringan internet.

“Kita akan bekerja sama dengan instansi teknis atau stakeholder lainnya untuk mengatasi kendala-kendala jaringan internet nantinya,” kata Amin.

Baca Juga:  Sosialisasikan PGG, Pemprov Harap Laporan Gratifikasi Kaltara Alami Peningkatan

Penulis: Muhammad Syukri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here