Semester I 2021, 11 kasus HIV baru di Kabupaten Nunukan

Potensi Peningkatan Kasus COVID-19
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Aris Suyono. Foto: Poskaltara

PK Online – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan melalui juru bicara Jubir Penaganan Covid-19, Aris Suyono saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Kamis (17/06) menyebutkan temuan kasus HIV sampai saat ini masih lebih rendah dari tahun sebelumnya.

Namun demikian, tamah Aris, pemerintah tidak boleh lengah karena biasanya di semester II setelah dilakukan mobile visity, jumlahnya bisa meningkat.

“Ini kita temukan kasus dari faskes semua. Jadi kalau nanti sudah aktif kembali melakukan mobile survey, mobile visity namanya, isa saja jumlah ini bertambah. Jadi, kita tidak bisa lengah,” katanya.

Baca Juga:  HUT Lanal Nunukan Diramaikan Ratusan Driver Trail

Ia menyebutkan penderita baru ini merupakan orang-orang yang sering gonta-ganti pasangan. Namun, satu diantara 8 adalah seorang ibu rumah tangga dan suamimya juga lebih dulu teridentifikasi penderita.

“Satu orang ini seorang wanita yang baru melahirkan sementara yang lainnya ini heteroseksual” tuturnya.

Meskipun penderita HIV adalah penyakit menular, Aris mengaku tidak melakukan tidakan khusus selain memberikan layanan konseling, mengedukasi dan obat secara rutin.

Menurutnya, HIV ini bisa dikontrol karena ada obatnya, meskipun tidak bisa dinyatakan sembuh. Dengan rutin konsumsi obat, penderita dapat hidup normal layaknya orang lain.

“HIV ini bisa hidup normal asal rutin minum obat. Sama seperti hipertensi, diabetes, kalau rutin minum obat, seumur hidup bisa dikontrol,” jelasnya lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here