Sabar, Pegawai HonorTak Terima THR Diharapkan Kebijakan OPD

Pegawai Honor Tak Terima THR
Kepala BKPSDM Nunukan Kaharuddin. Foto Doc

PosKaltara.co.idPemerintah telah mengatur segala ketentuan pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2021 dengan regulasi yang mengikat dan siapa saja yang berhak menerimanya. Ternyata, memang tenaga honorer tidak masuk dalam kelompok yang berhak menerima THR sesuai ketentuan yang ditandatangani Presiden RI, Joko Widodo.

Perihal pembayaran THR Idul Fitri 1442 Hijriyah telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2021 tentang pemberian THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara, CPNS, TNI, Polri dan pejabat lainnya.

Pencairan THR mulai 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri dan gaji ke-13 dibayarkan menjelang tahun ajaran baru anak sekolah. Ada lima kelompok penerima THR yakni, PNS dan Calon PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri dan pejabat negara.

Baca Juga:  Penandatanganan Naskah Penyerahan Pekerjaan Untuk TMMD ke-108/2020

Kemudian penerima THR lainnya adalah pensiunan PNS, Polri, TNI dan pejabat negara. Sementara pegawai honor sendiri memang tidak berhak mendapatkan THR Idul Fitri karena tidak tercantum dalam PP Nomor 63/2021 tersebut.

Kepala Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Nunukan, Kaharuddin melalui sambungan telepon, Rabu (5/5) membenarkan tenaga honor tidak termasuk kelompok penerima THR di jajaran Pemkab Nunukan. Alasannya, tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan Pemerintah.

‘Jadi pegawai honorer memang tidak termasuk kelompok yang berhak menerima THR lebaran Idul Fitri karena tidak diatur dalam peraturan pemerintah,” terang dia. Namun, lanjut dia, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang perlu mempertimbangkannya agar rekannya yang honorer tetap mendapatkan THR sesuai kemampuan masing-masing.

Baca Juga:  Soroti Gedung OPD Provonsi Yang Belum Lestarikan Kearifan Lokal

Menurut Kaharuddin, alangkah tidak eloknya apabila PNS mendapatkan THR Idul Fitri sedangkan honorer tidak. Sebagai penghargaan terhadap pegawai honor adalah tetap memberikan THR sesuai cara masing-masing OPD.

Pada BKPSDM Nunukan sendiri, kata Kaharuddin, seluruh PNS dijajarannya menyisihkan sedikit dari uang THR yang diterimanya untuk dikumpulkan sebelum dibagi-bagikan kepada pegawai honor.

“Kalau kami di BKPSDM ini, saya sudah sampaikan kepada teman-teman PNS supaya menyisihkan sebagian uang THR nya untuk diberikan kepada pegawai honor,” beber dia.

“Jadi THR bagi pegawai honor itu tergantung kebijakan OPD masing-masing karena memang tidak berhak mendapatkan THR dari APBD maupun APBN sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Kaharuddin. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here