Perda dan Depo Arsip tidak ada, DPAD Minta Peradakan

Sosialisasi Kearsipan melalui daring
Sosialisasi Kearsipan Nunukan dengan sistem daring di lt. IV Kantor Bupati Nunukan, Selasa (22/06). Foto: Poskaltara

PK Online – Sosialisasi Kearsipan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) bertemakan “Arsip Sebagai Memori Kolektif Bangsa”.

Kegiatan ini berlangsung di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada Selasa (22/06) dan dihadari kurang lebih 150 orang dari berbagai dinas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dihadapan peserta baik luring maupun daring, Plt Kepala DPAD Umboro Hadisuseno menyebut agenda ini bertujuan untuk memahamkan semua OPD perihal pentingnya pengelolaan arsip yang baik.

“Semua OPD harus menjaga keutuhan, keamanan dan keselamatan arsip yang baik sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Umboro.

Baca Juga:  Forum Sulawesi Bersatu di Bulungan Bentuk Relawan ZIYAP

Ia menyebutkan pemkab belum memiliki aturan khusus tentang kearsipan sehingga dia berharap Bupati Nunukan bagian umum bisa segera mengadakan rancangan peraturan daerah (raperda) kearsipan di eksekutif.

“Pemerintah daerah belum mempunyai peraturan daerah (perda) tentang kearsipan sehingga saya mohon kepada Bupati bagian umum segera melakukan raperda di eksekutif agar semua OPD dapat melaksanakan pengelolaan kearsipan sesuai peraturan perundang-undangan,” lanjut Umboro.

Ia menambahkan telah mengusulkan raperda tersebut sejak 2018. Hanya saja, hingga saat ini belum pernah dilakukan pembahasan di eksekutif.

Kabupaten Nunukan, lanjut Umboro, hingga saat ini belum memiliki depo arsip sehingga ia berharap kepada dinas terkait bisa merencanakan pembangunan gedung penyimpanan arsip karena tempat telah disediakan.

Baca Juga:  Cegah Kesalahan Pemilu, KPU Kaltara Gelar Rakor Evaluasi Kerja

“Untuk lahan (gedung arsip) sudah dapat, jadi sebelum melangkah sebaiknya dilakukan perencanaan terlebih dahulu,” usul Umboro

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan Serfianus menyambut baik kegiatan sosialisasi kearsipan dan berharap kedepannya akan terbangun sebuah sistem tata kelola arsip yang baik.

Disamping kokohnya sinergitas dan kerjasama antar lembaga pemerintah, masyarakat juga dapat mengakses arsip-arsip tersebut dengan mudah sesuai prinsip-prinsip keterbukaan publik yang telah diatur undang-undang.

Demi mencapai tujuan-tujuan tersebut, serfianus mengungkapkan pentingnya perangkat hukum baik peraturan bupati maupun peraturan daerah.

Baca Juga:  Pagi-pagi Bupati Nunukan Datangi Pelabuhan Tunon Taka, Ada Apa?

Karenanya, Serfianus meminta jajaran DPAD segera menyusun draf raperda tentang tata kelola arsip daerah demi melindungi dokumen negara.

“Semakin cepat aturan hukum tentang kearsipan itu bisa terwujud, semakin banyak pula arsip dan dokumen pemerintah yang dapat di selamatkan,”

Penulis: Muhammad Syukri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here