Perangi Hoax di Era Disrupsi Media, PWI Kaltara Gelar UKW ke-II

PK Online Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan Ke-II pada Kamis malam, (26/08).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kaltara ini akan diselenggarakan di Ruang Serbaguna Gedung Gabungan Dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara selama dua hari dari tanggal 27 hingga 28 Agustus.

Kegiatan UKW ini merupakan kegiatan yang melibatkan peserta dari seluruh wartawan di Kaltara sebagai bentuk dukungan PWI kepada para wartawan untuk menghasilkan wartawan yang profesional dan berkompeten.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua PWI pusat, Rajab Ritonga, ia mengatakan bahwa profesi wartawan adalah profesi yang terbuka bagi seluruh orang tanpa memandang latar belakang. Sehingga UKW ini dibutuhkan agar PWI dapat menguji kompetensi yang dimiliki oleh para wartawan, khususnya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan jurnalistik.

Baca Juga:  Wabub Nunukan Kukuhkan dan Lantik Pejabat Fungsional, Asmin Laura Hafid "Tekankan" 4 Hal

“Oleh karena itu, teman-teman yang menjadi wartawan ini oleh dewan pers dilakukan uji kompetensi, untuk memahami apakah mereka betul-betul bisa menjalankan profesi ini,” ungkap Rajab.

Radja juga mengatakan bahwa kehadiran tim nya di Kaltara ini merupakan kali kedua, sehingga besar harapannya kepada seluruh wartawan Kaltara yang menjadi peserta agar dapat lolos uji kompetensi ini.

“Tentu harapannya dengan penyelenggaraan ini, teman-teman yang mengikuti uji kompetensi selama dua hari kedepan nantinya sudah bisa dikatakan kompeten, sebagai pembeda dengan teman-teman yang belum mengikutiuji kompetensi,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Provinsi Kaltara, Datu Iskandar Zulkarnaen, menyampaikan bahwa kegiatan UKW ini merupakan tahapan untuk menghasilkan wartwan yang profesional, selain itu juga uji kompetensi ini ia katakan sangat penting bagi regenerasi kepemimpinan redaksi.

Ia pun menambahkan bahwa wartawan merupakan unsur utama dalam media yang memiliki tugas untuk membantu memerangi hoax ditengah era disrupsi yang semakin maju. Sehingga ia berharap UKW ini dapat menghasilkan wartawan yang profesional.

“Disini tugas kita (media), untuk memiliki wartawan yang profesional dalam menghadapi permasalahan di era disrupsi media,” ujarnya.

Seluruh wartawan dari berbagai media yang ada di Kaltara akan menjadi peserta di UKW ini. Menurut laporan Ketua Panitia UKW, Mansyur mengatakan bahwa sebanyak 21 wartawan menjadi peserta pada UKW angkatan kedua ini dengan mayoritas wartawan yang berasal dari bulungan. (gg/dkispkaltara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here