Pemutakhiran Pemilih di Sebatik Tengah Dilakukan Pada Hari Pasar

Akurasi Data Penduduk
Proses pencoklitan data pemilih pilkada serentak 2020 di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan beberapa waktu lalu

POS-KALTARA.CO.ID – Proses pemutakhiran pemilih di Kecamatan Sebatik Tengah harus dilakukan bertepatan pada hari pasar karena sebagian warga berdomisili di wilayah Malaysia.

“Proses pemutakhiran pemilih di Kecamatan Sebatik Tengah harus dilakukan di pasar saat warga datang berbelanja. Karena sebagian pemilih yang terdata dalam daftar pemilih sementara (DPS) berdomisili di wilayah Malaysia,” kata Ketua KPU Nunukan, Rahman pada Kamis (23/7).

Pemilih yang tinggal di wilayah Malaysia ini karena memang sebagian bekerja di perusahaan-perusahaan di Berguson, Negeri Sabah. Namun, warga bersangkutan tercatat sebagai penduduk Kecamatan Sebatik Tengah yang tersebar pada beberapa rukun tetangga (RT).

Baca Juga:  Serahkan Bantuan Beras Bagi 9.145 KK, Laura: Lebih Baik Fokus Bekerja Daripada Tanggapi Ocehan Negatif

“Jadi selain PPDP mendatangi rumah-rumah warga untuk dicoklit juga dilakukan di perbatasan Malaysia sambil menunggu warga yang tinggal di Malaysia untuk dicoklit pada hari-hari pasar,” ujar Rahman.

Petugas PPDP dan PPS di Kecamatan Sebatik Tengah telah berkoordinasi dengan ketua RT yang punya warga berdomisili dan bekerja di wilayah Malaysia. Agar warga bersangkutan disampaikan agar kembali ke wilayah NKRI guna dicoklit sebagai pemilih pada pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember 2020.

Bahkan ada rencana, PPS di Desa Sei Limau akan menyediakan tempat khusus di tapal batas negara Indonesia dengan Malaysia untuk menunggu WNI dari Malaysia. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here