POS KALTARA.CO.ID – Kasus virus corona atau COVID-19 di Kota Tarakan masih terus bertambah sehingga jumlahnya saat ini menjadi 34 orang.

Pada laporan harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tarakan menyebutkan ada tambahan sebanyak dua orang lagi yang berinisial MI (24) jenis kelamin laki-laki dan seorang perempuan berinisial S (44). Keduanya berdomisili di Kelurahan Mamburungan.

Tambahan ini berdasarkan hasil analisis spesimen dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya yang diterima Minggu, 3 Mei 2020.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti di Tarakan menyatakan, setelah ada penambahan dua spesimen positif ini maka jumlah penderita di daerahnya sebanyak 34 orang.

Baca Juga:  Selaku Tokoh Masyarakat Sulsel di Kaltara, Zainal Diundang Pada Milad IKAMI

Kemudiana jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 98 orang, orang tanpa gejala (OTG) 311 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) adalah empat orang.

Jumlah ODP di Kota Tarakan masih sama pada hari sebelumnya hanya OTG yang bertambah menjadi 311 orang dari hari sebelumnya. Pada 3 Mei 2020, jumlah ODP sebanyak 98 orang dan OTG sebanyak 303 orang.

Untuk memutus rantai virus corona ini, Devi meminta agar selama menjalankan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah ini masyarakat tidak perlu menggelar sahur on the road, sahur dan berbuka puasa dilakukan di rumah saja bersama keluarga.

Baca Juga:  Walikota Tarakan Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Shalat tarwih juga dilakukan secara individu atau bersama keluarga di rumah saja, meniadakan perayaan Nusulul Quran, meniadakan shalat di lapangan dan masjid, tidak melakukan pawai dan takbiran serta meniadakan silaturrahmi dan halal bihalal.

Devi pun mengingatkan masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang telah ditentukan pemerintah.

Yakni, tinggal di rumah dan tidak bepergian ke ruang publik, gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga, gunakan selalu masker, lakukan pengukuran suhu badan secara rutin setiap hari, melakukan observasi gejala klinis setiap hari dan jaga kebersihan rumah. (ir/mr).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here