Nunukan Masih Rentan Peningkatan Kasus COVID-19

Potensi Peningkatan Kasus COVID-19
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Aris Suyono. Foto: Poskaltara

PK Oline – Kabupaten Nunukan yang berada di tapal batas negara dengan Malaysia dan tingginya mobilisasi orang antar pulau menyebabkan masih sangat rentan terjadinya peningkatan kasus COVID-19.

Hal ini dikemukakan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono pada Kamis (17/06), terkait dengan masih tingginya mobilitas orang di daerah itu baik dari luar negeri maupun antar pulau akhir-akhir ini.

“Kalau memperhatikan mobilitas orang di Nunukan ini yang masih tinggi baik dari luar pulau maupun dari Malaysia maka masih sangat berpotensi meningkatnya kasus COVID-19,” tegas Aris.

Baca Juga:  BNPB Sarankan Dibentuk Tim Kajian Soal Banjir Sembakung

Ia mencontohkan mobilitas orang antar pulau masih terlihat pada saat ada kapal sandar di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan dan penyeberangan dari Tawau-Pulau Sebatik. Situasi ini sangat rawan terjadinya penyebaran virus korona sehingga tidak tertutup kemungkinan terjadinya peningkatan positif.

Walaupun, lanjut dia, Malaysia telah memberlakukan “lockdown” dengan sangat ketat tetapi perlintasan di Pulau Sebatik maupun wilayah perbatasan lainnya masih cukup tinggi.

“Memang Malaysia sekarang ini menerapkan “lockdown” ketat tetapi pelintas batas dari negara itu ke Nunukan tetap ada sehingga kemungkinan meningkatnya konfirmasi positif tetap ada. Begitu pula mobilitas penumpang kapal dari luar pulau baik dari Pulau Sulawesi maupun Pulau Jawa juga masih tinggi,” terang Aris.

Sehubungan dengan kondisi ini, maka Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan mengimbau kepada masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan menghindari kerumunan dan memakai masker.

Baca Juga:  Laura Motivasi Guru Tetap Semangat Mengajar Selama COVID-19

Bahkan Aris menegaskan saat ini mulai terjadi penularan lokal di Kabupaten Nunukan. Masih ada 11 kecamatan yang masih berstatus zona kuning yakni dua kecamatan di Pulau Nunukan, lima kecamatan di Pulau Sebatik. Ditambah empat kecamatan di wilayah III Daratan besar Pulau Kalimantan yaitu Krayan, Seimenggaris, Lumbis dan Tulin Onsoi.

Meskipun jumlah pasien positif COVID-19 saat ini tinggal 10 orang. “Jadi potensi penambahan konfirmasi positif COVID-19 di Nunukan ini dari luar daerah,” ulang Aris. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here