Kadis Kesehatan Nunukan, dr Meinstar Tololiu

POS KALTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kaltara melalui Dinas Kesehatan mengajak warga mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang sewaktu-waktu dapat menjangkitinya.

Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, dr M Tololiu di Nunukan, Jumat bahwa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aides ini patut diwaspadai dengan melakukan langkah-langkah pencegahan.

Ia menjelaskan, akhir-akhir mulai muncul kasus penyakit DBD di daerahnya sehingga perlu adanya tindakan karena dapat berkembang pada penampungan air.

Tololiu mengajak warga setempat agar menutup penampungan airnya supaya nyamuk tidak masuk bersarang yang membawa virus. Penampungan air yang dimaksudkan adalah bak atau kolam mandi dan tangki air.

Baca Juga:  Main di Nine Gym Fitness Center, Bentuk Fisik dan Mental yang Kokoh

Kemudian, kaleng atau plastik sampah yang bisa menampung air hujan. Sehubungan dengan rumah-rumah warga di Kabupaten Nunukan hampir semuanya memiliki penampungan air, maka patut lebih waspada dengan melakukan tindakan pencegahan.

“Semua rumah rawan jadi tempat perkembangbiakan nyamuk aides karena punya penampungan air,” terang Tololiu.

Ia menegaskan, walaupun dilakukan penyemprotan insektisida atau fogging tetapi tidak dapat mematikan nyamuk. Oleh karena itu, apabila dilakukan fogging hanya bersifat mengatasi sementara saja.

Bahkan apabila dilakukan fogging setiap hari dapat menyebabkan nyamuk menjadi kebal dan menimbulkan polusi yang dapat meracuni atau mengganggu pernapasan semata.

Baca Juga:  Cagub Zainal: Kalau Berjanji Insya Allah Kutepati

“Jadi fogging itu bukan untuk mencegah tapi hanya bersifat sementara saja,” ujar dia.

Tololiu mengatakan, jika ada kasus DBD maka di sekitar rumah penderita dipastikan terdapat virus yang disebabkan nyamuk aedes.

Untuk mengejar nyamuk-nyamuk aedes tersebut langkah awal membasminya dengan melakukan fogging. Tetapi sifatnya hanya sementara sehingga penting dilakukan tindakan pencegahan.

Tololiu mengajak kerja sama warga secara bersama-sama mencegah penyakit DBD denagn cara menutup seluruh penampungan air di dalam dan sekitar rumah masing-masing.

“Tutuplah tampungan-tampungan air baik di profil, selalu cek bak air dan buang jentik-jentik atau taruhlah abate. Kubur semua plastik, kaleng bekas dan wadah terbuka lainnya yg bisa tampung air hujan,” seru kepada warga Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Tim Satgas COVID-19 Sebatik Tengah Bagikan Masker dan Jamu Gratis

Bahkan Kadis Kesehatan Nunukan ini meminta warga memperhatikan kebersihan rumah dan sekitarnya. Sebab penyakit DBD muncul setiap musim hujan.

“Mari kita bekerja sama mencegah DBD dengan cara-cara yang saya sebut diatas dan marilah kita saling mengingatkan tetangga-tetangga kita demi menghindari diri dari kasus DBD,” ajak Tololiu. (TZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here