Peresmian Gedung Belajar Baru
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menandatangani prasasti peresmian delapan gedung belajar baru dipusatkan di SKB Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan, Senin (1/2)

Pos-Kaltara.co.id – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid memotivasi guru-guru agar tetap bersemangat menjalankan tugasnya di tengah-tengah pandemi COVID-19.

“Saya minta supaya guru-guru tetap semangat mengajar walaupun dengan belajar daring di tengah-tengah pandemi COVID-19 ini,” ajak dia saat meresmikan secara simbolis delapan gedung belajar baru yang dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) 2020 pada Senin (1/2).

Laura menyadari, pandemi COVID-19 telah mengubah semua sistim pembelajaran di sekolah dari luring menjadi daring disebabkan pelarangan belajar tatap muka.

Sistim pembelajaran daring kepada anak didik diharapkan tidak menurunkan semangat guru-guru untuk menjalankan kewajibannya.

Baca Juga:  Diskop, UMKM Nunukan Klaim Maksimalkan UKM Selama Pandemi COVID-19

Pada kesempatan itu, Bupati Nunukan mengingatkan kepala sekolah dan guru-guru agar teliti dalam pengisian data pokok pendidikan (dapodik). Tujuannya, agar tidak ada kesalahan soal data kependidikan.

Apabila ada salah dalam pengisian maka mempengaruhi seluruh data pendidikan di sekolah tersebut akhirnya tidak terdaftar. “Pengisian dapodik diusahakan benar supaya tidak ada yang salah sehingga membuat semua data bermasalah,” ujar Laura di SKB Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan.

Pemkab Nunukan ingin memastikan semua masyarakat di daerahnya bisa mendapatkan pelayanan pendidikan secara memadai walaupun dilakukan secara non formal.

Baca Juga:  Terus Meningkat, Laura: Puskesmas Jangan Simpan Vaksin Covid-19

“Harapan saya dengan bahwa segala fasilitas yang telah kita bangun ini menggunakan uang rakyat, untuk itu jaga dan pelihara dengan baik agar bisa memberi manfaat dalam waktu yang panjang,” harap Laura.

Ia meminta situasi pandemi COVID-19 ini menjadi tantangan besar bagi semua pihak, bagaimana menciptakan metode pembelajaran yang efektif, aman dan menyenangkan.

“Jangan sampai anak-anak murid merasa bosan, dan kehilangan gairah belajarnya karna sistem belajar yang tidak menarik’, ujarnya. (mt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here