KPU Nunukan Optimis Validasi Pemilih Pilkada 2020 Lebih Akurat

Pendaftaran Bapaslon Bupati-Wakil Bupati Nunukan
Ketua KPU Nunukan, Rahman

POS-KALTARA.CO.ID – KPU Nunukan optimis daftar pemilih tetap (DPT) pada pilkada serentak 2020 ini lebih valid dan akurat dibandingkan pemilu sebelumnya. Berkat sinkronisasi antara DP4 dan DPT pemilu terakhir lebih baik.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan mengakui, data pemilih seringkali menjadi permasalahan pada setiap pesta demokrasi sehingga memang perlu dilakukan perbaikan-perbaikan.

Optimisme daftar pemilih tetap (DPT) terbebas dari data ganda supaya tidak menjadi momok perdebatan sebelum dan pasca pemilu.

“DPT ganda selalu menjadi tradisi perdebatan bagi masyarakat setiap pemilu. Makanya pada pilkada ini kami berusaha meminimalisir mungkin,” ujar Ketua KPU Nunukan, Rahman pada Jumat (24/7).

Baca Juga:  Satgas Pantau 198 Orang Pernah Kontak Erat Dengan Pasien COVID-19

Rahman mengaku, sebelum DPS pilkada diserahkan kepada PPDP untuk dicoklit atau dimutakhirkan terlebih dahulu sudah disinkronisasi antara DPT pemilu pilpres/pileg dengan data penduduk potensi pemilih (DP4) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Pada saat sinkronisasi ini, KPU Nunukan telah melakukan validasi terhadap data pemilih ganda termasuk warga yang telah meninggal dunia, menjadi TNI-Polri dan pindah tempat tinggal ke luar daerah.

Alasan inilah yang menjadi acuan oleh KPU Nunukan bahwa data pemilih ganda dan atau tidak memiliki hak pilih telah dihilangkan pada DPS yang dimutakhirkan oleh PPDP setiap TPS.

Baca Juga:  Demokrat Targetkan Sapu Bersih Kemenangan di Pilkada Se-Kaltara

“Saya lebih yakin DPS pilkada 2020 hasil pencoklitan oleh PPDP pilkada lebih akurat, lebih valid,” ujar Rahman. Selain itu, lanjut dia, petugas PPDP telah diinstruksikan agar selama pengcoklitan benar-benar memperhatikan indentitas kependudukan warga bersangkutan.

Mengenai label pilkada, mencatat nama warga wajib pilih dan ditempel pada tempat tinggal bersangkutan. Berdasarkn hasil pencoklitan yang telah dilakukan. Jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPS pilkada 2020 ini untuk Kabupaten Nunukan sebanyak 132 ribu lebih.

Rahman mengakui, laporan dari PPDP masih menemukan nomor induk kependudukan (NIK) tetapi namanya berbeda. Setelah dicek ulang pada alamat pemilih bersangkutan, warga yang sama NIK ini ternyata kembar.

Baca Juga:  Silaturahmi Bupati Nunukan Dengan Direktorat Jendral PSLB3

Sekaitan dengan temuan ini, KPU Nunukan akan berkoordinasi dengan Disdukcapil setempat guna memastikan permasalahan tersebut. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here