Ketua TP PKK Kaltara, Hj Rachmawati Siap Berkolabirasi Kabupaten/Kota

Pos-Kaltara.co.id – Setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (15/2) sekira pukul 14.00 WIB, dilanjutkan pelantikan Hj Rachmawati selaku Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kaltara.

Hj. Rachmawati yang juga istri dari Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, dilantik oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta.

Usai pelantikan, Rachmawati berjanji akan berupaya melaksanakan 10 program PKK, dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Pemda kabupaten/kota.

“Kami akan bekerjasama dengan pemerintahan agar Kalimantan Utara semakin lebih ke depannya lebih baik lagi. terutama seperti apa yang dikatakan, ada 10 program. Insya Allah kami akan bekerjasama dengan pemprov,” ujar Rachmawati.

Baca Juga:  Popularitas ZIYAP Terus Meningkat, Haji Batto Serukan Relawan Jangan Kendor

Pelantikan Hj Rachmawati menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kaltara, diapresiasi Ping Yansen, istri Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP.

“Tentunya pertama kali ucapan selamat kepada ibu Rachma Zainal Paliwang yang telah dilantik sebagai Ketua PKK Provinsi Kalimantan Utara pada hari ini oleh ibu ketua umum,” ujar ping Yansen.

“Tentunya mengawali tugas yang baru ini agar ibu diberi kesehatan, dan kemampuan untuk melaksanakannya bersama kami semua,” harap wanita yang juga Ketua DPRD Kabupaten Malinau ini.

Baca Juga:  Gubernur Zainal Hadiri Sertijab BPK Perwakilan Kaltara

Sebagai istri Wakil Gubernur Kaltara, Ping Yansen menyatakan tekadnya untuk mendukung sepenuhnya Hj Rachmawati dalam menjalankan tugas pokok 10 program PKK.

Namun lebih penting, Ping Yansen mengharapkan dukungan kader-kader PKK se Kaltara.

“Apalah artinya kami semua kalau tidak dibantu, yang paling baik itu respon dari semua kader dan masyarakat,” harapnya.

Terkait kegiatan, Ping Yansen memberi perhatian pada dampak dari pandemi Covid-19, sebagaimana arahan Ketua Umum Tim Penggerak PKK.

“Seperti yang disampaikan oleh ibu ketua bahwa mungkin saat Covid ini kita perlu perhatian penuh kepada kelompok-kelompok UKM. Kalau di PKK kan UP2K, dan kemudian tadi ada gizi buruk atau itu menjadi perhatian kita. Tentunya segera berorientasi kepada prokes,” tuturnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here