Kawasan Wisata Belagaone Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Kawasan Wisata Mangrove di Nunukan Selatan
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid (tengah) saat mengunjungi Kawasan Wisata Mangrove Belagaone di Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan, Selasa (19/1)

POSKaltara.co.id – Keberadaan Kawasan Wisata Belagaone yang terletak di belakang Kantor Gabungan Dinas II Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Kawasan wisata ini sempat dikunjungi Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid usai mendapatkan presentasi dari Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Syafarudin pada Rapat Koordinasi Bidang Ekonomi, Selasa (19/1).

Dalam kunjungannya, Bupati Nunukan ini didampingi oleh Kadis Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Bidang Pariwisata Sainuddin, Camat Nunukan Selatan Baharuddin dan Lurah Nunukan Selatan Kelik Suharyanto menyusuri jembatan yang terbuat dari kayu ulin dan melihat kondisi dan suasana beberapa lokasi swafoto yang disediakan bagi pengunjung.

Baca Juga:  Satgas Pantau 198 Orang Pernah Kontak Erat Dengan Pasien COVID-19

Pada kesempatan itu, Laura sapaan sehari-harinya mengajak sejumlah warga untuk berswafoto bersama. Setelah berkeliling melihat suasana Kawasan Wisata Belagaone ini, Laura mengaku cukup puas walaupun masih butuh beberapa penambahan fasilitas bagi pengunjung.

Laura juga mengaku puas karena mampu membangun destinasi wisata yang bernuansa lingkungan dengan hutan mangrove yang berada tak jauh dari ibukota Kabupaten Nunukan sehingga sangat terjangkau dengan mudah.

Bupati Nunukan berharap, kunjungan masyarakat di kawasan wisata lingkungan itu bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat disekitarnya. “Kalau pengunjungnya cukup banyak, masyarakat di sekitar tempat ini kan bisa menjual makanan dan minuman dan usaha pendukung lainnya sehingga ada perputaran ekonomi di masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Relawan Kabudaya Nunukan Terbentuk, Bergerak Menangkan Zainal-Yansen

Menurut dia, di tengah situasi perekonomian yang sangat sulit seperti saat ini akibat pandemi COVID-19, pemerintah memang tidak bisa lagi melakukan rutinitas yang sifatnya monoton dengan berfokus pada satu aspek semata. Tetapi perlu melakukan terobosan dan inovasi agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik.

Selama pandemi COVID-19 ini, kondisi keuangan Pemerintah Daerah terus mengalami tekanan maka seluruh jajaran Pemkab Nunukan seyogyanya harus bisa memanfaatkan semua peluang yang dianggap bisa memberikan sumbangsih bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Baik bidang perdagangan, pertanian, perkebunan, perikanan, termasuk pariwisata.

Baca Juga:  Genap 70 Tahun, IBI Peringati HUT dengan Seminar Sehari

Kawasan Wisata Mangrove Belagaone ini dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kelurahan Nunukan Selatan, memiliki potensi yang cukup besar sebagai pengungkit ekonomi masyarakat dan berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Nunukan. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here