Kawasan Wisata Batu Lamampu Kotor dan Fasilitas Belum Memadai

Kawasan Wisata Batu Lamampu Masih Kotor
Kondisi Kawasan Wisata Pantai Batu Lamampu dipenuhi Sampah yang Berserakan Minggu (13/06). Foto: POS-KALTARA

PK Online – Batu Lamampu di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Nunukan adalah salah satu destinasi wisata masyarakat perbatasan. Namun kondisinya masih kotor akibat sampah bekas sisa makanan pengunjung berserakan.

Selain itu, fasilitas dalam area belum juga memadai sehingga pengunjung hanya bisa menghabiskan waktunya di bawah pohon bersama keluarga dan kerabatnya.

Padahal, kawasan wisata pantai ini dapat meraup pendapatan daerah apabila dikelola maksimal dengan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan pengunjung.

Dedi, Penggerak Komunitas Pencinta Alam Sebatik yang ditemui Minggu (13/6) menuturkan Pantai Batu Lamampu sebenarnya sangat eksotis karena memiliki hamparan pantai yang cukup luas dan masih alami.

Baca Juga:  Zainal-Yansen Banjir Dukungan di Sebatik

Bahkan, kata dia, pengunjung juga semestinya berperan menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah bekas makanannya pada sembarang tempat.

Dedi pun mengaku telah membuat lukisan untuk menjadi perhatian pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan. Hanya saja, peringatan yang dibuatnya dianggap tidak bermanfaat karena pengunjung tidak menjadikannya perhatian khusus.

“Saya yang lukis ini biar orang ingat untuk tidak buang sampah sembarang tapi beginilah, dibaca atau dilihat-lihat saja,” kata Dedi mengeluhkan kurangnya perhatian pengunjung terhadap kebersihan pantai sembari kembali memperbaiki posisi papan peringatan dilukisnya.

Kawasan Wisata Pantai Batu Lamampu
Salah Satu Papan Pengumuman Agar Menjaga Kebersihan yang DIpasang Warga di Kawasan Wisata Batu Lamampu, Minggu (13/06). Foto: POS-KALTARA

Salah seorang pedagang kaki lima di area Wisata Pantai Lamampu yang minta dirahasiakan namanya juga mengeluhkan makanan dan minuman yang dijualnya kurang diminati pengunjung.

Baca Juga:  Satgas COVID-19 Nunukan Intensifkan Rapid Tes Karyawan Cafe

Sebab, pengunjung lebih memilih membeli di tempat lain. “Jualanku juga kurang laku karena pengunjung membawa makanan dan minuman dari luar,” ungkap wanita ini.

Kawasan Wisata Batu Lamampu yang memiliki sebuah batu ukuran besar yang terletak di tengah laut yang bisa dikunjungi pada saat air laut surut.

Batu yang ditumbuhi sebatang pohon ini, menjadi legenda tersendiri pada kawasan wisata tersebut. Ditambah lagi, pantai yang cukup luas untuk dijadikan tempat bermain dan melakukan aktivitas hiburan bagi pengunjung.

Pantainya dengan pasir warna coklat namun masih banyak berserakan potongan-potongan kayu dan sampah dari bekas kemasan makanan dan minuman milik pengunjung ataupun dibawa ombak.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Vaksin 900 Dosis Untuk Pelayan Publik dan Masyarakat

Seorang pengunjung juga mengeluhkan kotoran dari sampah yang hampir menutup tempat-tempat yang dapat dijadikan area bermain bagi pengunjung.

“Banyak pengunjung biasa bawa makanan dari luar atau mungkin dari rumah tapi kalau sudah makan, itu pembungkusnya mereka buang disitu saja,” ungkap pengunjung ini. (***)

Penulis: Muhammad Syukri

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here