Kasus Positif Covid-19 Meroket, Pemkab Nunukan Ketatkan Pintu Masuk

Wakil Bupati Kabupaten Nunukan
Wabup kabupaten Nunukan H Hanafiah Usai Rapat Mengenai Tindak Lanjut Pengetatan Pintu Masuk, Senin (13/07). Foto: Poskaltara

PK Online – Menindak lanjuti surat edaran Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), tentang pengetatan pintu masuk, Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam hal ini Wakil Bupati (Wabup) H Hanafiah segera melakukan rapat dengan satgas Covid-19 dan instansi terkait.

Rapat digelar di ruangan Wakil Bupati (wabup) pada Selasa (13/07) guna membahas tindak lanjut pengetatan pintu masuk Kabupaten Nunukan yang merupakan titik awal penularan Covid-19.

“Kita bahas tentang pengetatan pintu masuk sesuai edaran pemerintah provinsi (Kaltara) karena melihat kasus positif Covid 19 di Nunukan ini semakin bertambah jadi kita berusaha untuk mencegah penularan Covid 19 ini melalui pemeriksaan yang ketat di setiap pintu masuk,” Papar H Hanafiah.

Baca Juga:  Delapan Langkah Pencegahan Dini Penularan COVID-19 di Nunukan

Ia berharap, semua tim gugus Covid 19 di lapangan bersinergi dengan instansi-instansi terkait sehingga pengawasan di pintu keluar masuk Nunukan terpantau.  Dengan Begitu, tidak ada lagi warga yang masuk terkonfirmasi Covid 19.

Selain itu, lanjut H Hanafiah, warga yang masuk harus dilakukan pemeriksaan antigen karena sebagian besar kasus terkonfirmasi positif Covid 19 berasal dari warga yang pulang dari perjalanan ke luar daerah.

“Menurut laporan jubir (satgas Covid 19), kasus terkonfirmasi itu dari warga yang pulang dari perjalanan ke luar daerah. Nah, ini berarti kita kecolongan makanya perlu dilakukan pengetatan di setiap pintu masuk,” Kata H Hanafiah.

Baca Juga:  ASN Se Kaltara Dianjurkan Pakai Batik Khas Lokal Daerah

Ditanya mengenai tindakan pemerintah terhadap penumpang kapal Pelni maupun Speedboat yang berasal dari luar Kabupaten Nunukan, H Hanafiah menyebutkan dengan melakukan swab antigen sebagai bentuk antisipasi terhadap merebaknya penularan Covid 19 di Kabupaten Nunukan.

“Untuk Penumpang kapal Pelni ataupun swasta yang berasal dari luar daerah, kita akan lakukan testing artinya pemerikasaan secara acak dokumen-dokumen dan antigen,” lanjut Hanafiah.

Untuk itu, ia meminta tim satgas Covid 19 dan instansi terkait agar secara menjalankan sop-sop yang telah dirumuskan sebelumnya guna mencegah penularan virus Corona semakin meluas di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Kaltara Deflasi -0,06 Persen, Ekspor Meningkat 11,07 Persen

Turut Hadir dalam rapat tersebut Dinas Perhubungan, Kabag Humas dan Protokol Hasan Basri, Kepala Dinas Kesehatan dr Tololiu, kantor kesehatan Pelabuhan Tunon Taka, Pelni, Jubir satgas Covid 19 dan perwakilan Provinsi Kaltara. (***)

Penulis: Muhammad Syukri

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here