Kasus Covid-19 Meningkat, RSUD Nunukan Hentikan Jam Besuk Pasien

Peniadaan Jam Besuk di RSUD Nunukan
Pengumuman Peniadaan Jam besuk/kunjungan pasien di RSUD Nunukan

PK Online – RSUD Nunukan mengeluarkan pengumuman terkait peniadaan jam besuk atau kunjungan pasien akibat dari meningkatnya kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini.

Peniadaan jam besuk ini berlangsung hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian, jelas Direktur RSUD Nunukan dr Dulman pada Rabu (21/7).

Ia membenarkan peniadaan jam besuk pasien tersebut atas pertimbangan manajemen rumah sakit secara matang berkaitan dengan kasus Covid-19 di daerahnya yang terus me ningkat. “Iya betul sekali,” ujar dr Dulman singkat

Pada pengumuman tersebut ditulsikan berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor: HK.02.02/III/2023/2021 untuk sementara jam besuk/kunjungan pasien ditiadakan sampai waktu yang ditentukan kemudian. Terima kasih atas perhatiannya.

Baca Juga:  Pemerintah Apresiasi Kiprah BRI Tunjang Pertumbuhan Ekonomi Dan UMKM

Kasus positif COVID19 di Kabupaten Nunukan sampai saat ini berjumlah 702 orang yang sedang dirawat baik di RSUD Nunukan, isolasi khusus maupun mandiri. Kasus kematian juga bertambah menjadi 37 orang dari 2.482 kasus terkonfirmasi.

Salah satu pasien positif seorang pria berusia 29 tahun berasal dari Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara Pulau Sebatik terpapar virus varian delta atau B.1.617.2 dari SARG-CoV-2. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here