Penetapan Paslon Bupati-Wakil Bupati Nunukan
Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami (kiri) didampingi Ketua KPU Nunukan, Rahman (kanan) pada saat kunjungan di Pulau Sebatik beberapa waktu lalu

POS KALTARA.CO.ID – Jumlah daftar pemilih sementara (DPS) pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Utara 2020 sebanyak 420.251 orang atau berkurang dibandingkan daftar potensi pemilih pemilu (DP4) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) yang mencapai puluhan ribu orang.

Dari 420.251 orang yang tercatat dalam DPS tersebut sesuai hasil pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang terdiri dari pemilih pria sebanyak 217.857 orang dan 202.394 perempuan.

Pengurangan ini diketahui berdasarkan hasil pemutakhiran atau pencoklitan data pemilih dari DP4 Kemdagri dengan daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres dan pileg 2019 oleh petugas pemutakhiran data pemilihan (PPDP).

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami kepada media ini, Selasa, 15 September 2020 menyatakan, jumlah DPS ini berdasarkan hasil pleno rekapitulasi KPU pada lima kabupaten/kota. Dari total DPS ini tersebar pada lima kabupaten/kota dengan 55 kecamatan, 482 desa/kelurahan dan 1.567 tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga:  Usai Menjalankan Tugas, Perwakilan Paskibraka Kaltara Tiba di Bumi Benuanta

“Jadi DPS pilgub Kaltara 2020 ini telah diplenokan oleh KPU Kaltara yang mana merupakan hasil pleno rekapitulasi dari rekan-rekan KPU kabupaten/kota. Data pemilih ini sifatnya masih sementara atau belum final,” ujar dia. Sebab, DPS ini akan diumumkan kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan atau perbaikan.

“DPS ini diharapkan terus update untuk mendapatkan data pemilih yang akurat supaya berintegritas untuk pilkada serentak pilgub Kaltara 2020,” ungkap Ketua KPU Kaltara ini.

Sebenarnya, data kependudukan yang diterima dari DP4 Kemendagri sebelum dilakukan pencoklitan jumlah pemilih di Provinsi Kaltara ini sebanyak 450.084 orang. Data ini berdasarkan A1-KWP yang diterima kita terima dari Kemdagri,” beber Suryanata. Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi dari proses pencoklitan pada lima kabupaten/kota menjadi berkurang.

Baca Juga:  Kahar Nahkodai PTMSI Kabupaten Nunukan

Pengurangan jumlah penduduk dari DP4 Kemdagri karena memang PPDP di kabupaten/kota menemukan sejumlah nama dan bersangkutan tidak ditemukan sesuai dengan alamat yang tertera data kependudukan. Suryanata menyatakan, nama ini telah didatangi berulang-ulang oleh PPDP sambil berkoordinasi dengan ketua RT setempat ternyata tidak ada juga maka langsung dicoret.

Kemudian jumlah DPS jenis kelamin pria sebanyak 217.857 jiwa dan 202.394 jiwa perempuan masing-masing di Kabupaten Bulungan sebanyak 49.839 pria dan 45.225 perempuan pada 10 kecamatan, 81 desa/kelurahan dan 330 TPS.

Kabupaten Malinau sebanyak 26.305 pria dan 45.225 perempuan pada 15 kecamatan, 109 desa/kelurahan dan 212 TPS. Kabupaten Nunukan berjumlah 60.080 pria dan 54.584 perempuan pada 537 TPS yang tersebar pada 21 kecamatan serta 240 desa dan kelurahan.

Baca Juga:  Gubernur Ajak Forkopimda Kaltara Bersinergi dan Berkolaborasi

Kemudian, di Kabupaten Tana Tidung berjumlah 8.569 pria, 7.690 perempuan untuk 61 TPS yang tersebar pada lima kecamatan dan 32 desa/kelurahan. Ditambah lagi Kota Tarakan sebanyak 73.064 pria dan 70.541 perempuan yang berada pada empat kecamatan, 20 kelurahan dan total 427 TPS.

Suryanata menambahkan, pengurangan yang cukup signifikan terjadi di Kabupaten Nunukan dimana ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia masih masuk dalam DP4 dan DPT pemilu presiden dan legislatif 2019. Penurunan data pemilih ini otomatis jumlah TPS juga berkurang.

Sesuai ketentuan pelaksanaan pilkada serentak 2020 ini, jumlah pemilih dalam setiap TPS maksimal 500 orang. (didi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here