fbpx
Beranda Nunukan Jangan Khawatir, KPU Nunukan Siapkan Masker di TPS

Jangan Khawatir, KPU Nunukan Siapkan Masker di TPS

Pemungutan Suara di TPS
Ketua KPU NUnukan, Rahman
PosKaltara.co.id – Jangan khawatir pada saat mencoblos di TPS pada 9 Desember 2020 nanti jika tidak pakai masker, sebab KPU Nunukan tetap menyediakannya namun dalam jumlah terbatas.

Demi mencegah penyebaran virus korona pada saat hari H pelaksanaan pilkada Bupati-Wakil Bupati Nunukan dan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kaltara, 9 Desember 2020 mendatang. KPU Nunukan akan menyediakan sarana pendukung pencegahan COVID-19 di tempat pemungutan suara (TPS).

Hal ini berkaitan dengan komitmen KPU Nunukan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di daerahnya dengan memperketat protokol kesehatan bagi penyelenggara maupun masyarakat yang hendak menggunakan hak pilihnya.

Ketua KPU Nunukan, Rahman menegaskan, pemungutan suara pilkada serentak 2020 di Kabupaten Nunukan harus diperketat dengan menerapkan protokol kesehatan yang disiplin. Guna mewujudkan komitmen tersebut, KPU Nunukan akan menyediakan alat pengukur suhu badan, masker, air bersih dan sabun untuk cuci tangan dan pemilih harus menjaga jarak.

Baca Juga:  Sosok yang Menghargai Pasangan, Asnawi: Laura Layak Dua Periode

Khusus untuk keperluan masker, Rahman mengungkapkan, hanya menyediakan 10 persen dari jumlah pemilih pada setiap TPS. Masker ini hanya diperuntukkan bagi pemilih yang mungkin lupa membawa sehingga tidak perlu pulang ke rumah lagi untuk mengambil maskernya.

“Kalau masker kami cuma menyediakan 10 persen dari total jumlah pemilih setiap TPS. Masker itu hanya bagi pemilih yang mungkin lupa membawa dari rumah jadi tidak perlu pulang mengambilnya lagi,” ujar dia pada Senin, 12 Oktober 2020.

Baca Juga:  Tiba Di Nunukan, 50 WNI Jalani Pemeriksaan PCR dan Karantina

Kemudian, pada saat hari pemungutan suara di TPS nanti juga diperketat pengukuran suhu badan bagi pemilih. Apabila ada pemilih yang ketahuan suhu badannya di atas 37,3 derajat celcius maka hanya diperbolehkan menggunakan hak pilihnya di bilik suara yang disediakan di luar TPS.

“Jadi semua perlengkapan pendukung di TPS yang berhubungan dengan pencegahan COVID-19 akan kami siapkan seperti wadah air bersih lengkap dengan sabun. pengukur suhu badan, harus menjaga jarak antar pemilih di area TPS dan menyediakan masker,” beber Rahman.

Pengetatan penerapan protokol kesehatan ini tentunya untuk mencegah penularan virus COVID-19 pada saat pemungutan suara nantinya, tegas Rahman.

Baca Juga:  Sengketa Lahan Carut Marut, DPRD Nunukan Bentuk Pansus

Selain itu, protokol kesehatan juga akan diterapkan pada saat penyortiran surat suara di KPU nantinya. “Semua orang yang terlibat menyortir surat suara diharuskan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan suhu badannya juga diperiksa nanti,” ungkap Rahman. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

%d blogger menyukai ini: