Ini Keinginan Gubernur Kaltara Pada Rapat Paripurna DPRD

Hadiri Rapat Paripurna Sertijab di DPRD Kaltara
Gubernur-Wakil Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang-Yansen TP saat menghadiri rapat paripurna sertijab di DPRD Kaltara, Jumat (19/2)

Pos-Kaltara.co.id– Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Yansen Tipa Padan pertama kalinya menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltara dengan agenda pidato sambutan gubernur Kaltara, Jumat (19/2).

Berbagai harapan disampaikan Gubernur Kaltara yang baru dilantik Presiden Jokowi ini.

Ia sampaikan dirinya bersama Wakil Gubernur membutuhkan dukungan semua masyarakat Kaltara. Dalam mewujudkan program yang akan dilaksanakan.

“Periode ke depan, menjadi momentum pembuktian kita bahwa Provinsi Kaltara merupakan rumah kita bersama, dan kabupaten/kota pilar-pilar pembangunan Kaltara,” kata Gubernur.

Untuk itu, dia katakan diperlukan koordinasi dan konsolidasi dari semua pihak. Baik eksekutif maupun legisltif.

“Karena bagaimanapun juga, peran kedua lembaga ini sangat menentukan kebijakan provinsi ke depan,” ujarnya.
Provinsi Kaltara harus berubah, maju, dan lebih sejahtera.

Baca Juga:  Kinerja Sudah Terbukti, Masyarakat Sungai Boh Siap Menangkan Zainal-Yansen

Untuk itu, kita harus bergerak cepat dan bersama-sama mengejar ketertinggalan dari daerah lain dengan melakukan pembangunan.

Perlu dibangun pertama kali adalah bersinergi antara eksekutif, legilatif, serta yudikatif. Ini yang perlu kita bangun,” lanjut Zainal.

Selain dihadiri Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP dan mantan Wakil Gubernur Kaltara Udin Hianggio, juga hadir sejumlah pejabat Forkopimda, bupati/wali kota, ketua DPRD kabupaten/kota, tokoh masyarakat, pemuda, dan tokoh agama itu.

Kemudian Gubernur Kaltara juga mengharapkan DPRD melakukan rapat paripurna tentang peraturan daerah (perda) hari jadi Kaltara.

“Kita harus menghargai perjuangan-perjuangan saudara, sesepuh kita yang berjuang tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal waktu, dan tanpa memikirkan keselamatannya untuk berjuang terbentuknya Provinsi Kaltara,” ujar Zainal.

Baca Juga:  Dibuka Secara Virtual, Gubernur Inginkan Bendahara Sekolah Pahami Aturan

“Kita tahu bahwa Katara terbentuk tanggal 25 Oktober 2012. Berarti, insya Allah tahun ini, Kaltara berusia 9 tahun pada tanggal 25 Oktober,” tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta adanya perda logo Kaltara. “Sekali lagi saya mengharapkan kerja sama yang erat dari semua elemen,” imbuhnya.

Zainal juga kembali menyampaikan pentingnya menonjolkan kearifan lokal. Salah satunya, dengan mengenakan batik khas Kaltara.

“Saya megimbau jika waktunya memakai baju batik, pakailah batik khas Kaltara. Begitu juga kopiah khas Kaltara, yang sebagian anggota dewan (DPRD Kaltara) saya lihat menggunakannya. Semoga dalam sidang berikutnya bisa direalisasikan,” ujar dia.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Harapkan Aco Lundayeh Mampu Memicu Pertumbuhan Ekonomi

“Karena siapa lagi yang akan menonjolkan budaya khas Kaltara kalau bukan kita. Selama di Jakarta, saya selalu memakai batik khas Kaltara,” tambah Zainal.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris, mengapresiasi keinginan Gubernur. Untuk mengangkat kearifan lokal Bumi Benuanta -sebutan Kaltara- melalui baju batik dan bentuk lainnya.

“Akan kita tuangkan dalam RPJMD 2021-2024,” ungkap Norhayati.

Mengenai kearifan lokal, akan kita masukan di dalam lembaran raperda usulan atau OPD terkait, untuk merancang batik Kaltara supaya disosialisaikan dan menjadi batik daerah,” kata Norhayati Andris. (*)

Penulis: Media Relasi Ziyap

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here