Hadiri Isbat Nikah, Hanafiah Serahkan Buku Nikah Secara Simbolik

Isbat Nikah
Wabup Nunukan H. Hanafiah menghadiri Isbat Nikah Terpadu Di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kaltara Pada Kamis (24/06). Foto: Humas&Protokol

Semoga tidak ada lagi nikah di bawah umur dan nikah di bawah tangan.

H. Hanafiah

PK Online – Wakil Bupati (Wabup) Nunukan H. Hanafiah menghadiri program isbat nikah di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada kamis (24/06).

Isbat Nikah adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sah-nya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum.

Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat, terutama legalitas formal bagi masyarakat yang pernikahannya belum tercatat dengan kata lain sudah nikah sah secara agama tapi belum tercatat dalam administrasi negara.

Berangkat dari situlah, Pengadilan Agama Nunukan bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan menyelenggarakan Sidang Isbat Nikah Terpadu yang dilaksanakan di Kecamatan Sebatik Timur, Kamis (24/06).

Wakil Bupati Hanafiah menyerahkan secara simbolis Buku Surat Nikah kepada pasangan suami istri yang mengikuti program tersebut.

Baca Juga:  Rakornas Inflasi 2021: Percepatan Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

“Selamat kepada penerima buku nikah dan terima kasih kepada Pengadilan Agama, Dinas Kependudukan Capil, Kantor Kementerian Agama dan pihak-pihak terkait yang sudah membantu pelaksanaan Itsbat Nikah,” ucap Wabup Hanafiah.

Isbat nikah bukan pertama kali dilakukan di Kabupaten Nunukan dan Pemkab sangat mendukung kegiatan ini. Beberapa kecamatan antusiasnya sangat tinggi dan menurut Hanafiah, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka yang belum memiliki buku nikah dan keterbatasan anggaran, kegiatan Isbat Nikah ini adalah wujud sinergitas yang ada di Pemerintah Kabupaten Nunukan.

“Kita patut bersyukur dengan adanya program ini, tidak perlu lagi mengurus buku nikah jauh-jauh, tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran karena kegiatan ini gratis. Pemkab Nunukan memberikan perhatian khusus kepada peserta sidang Isbat terpadu, sehingga biaya sidang bisa gratis, dan masyarakat bisa merasakan secara langsung. Pemerintah tidak semata-mata melakukan pembangunan infrastruktur saja, tapi juga pembangunan mental spiritual,” lanjut wakil Bupati.

Baca Juga:  Gubernur Apresiasi Keterlibatan Ormas Dalam Sosialisasi Prokes

Sementara itu, Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Timur H. Saifuddin menyebutkan ada empat program Nasional MA. Salah satunya adalah sidang di luar gedung atau sidang keliling sebagaimana yang dilaksanakan pada hari ini untuk memudahkan masyarakat yang berada jauh dari ibu kota.

“Untuk mendukung program Nasional tersebut Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan timur berusaha melakukan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dengan memberikan dukungan anggaran, sarana dan prasarana pada satker yang ada di bawahnya terkhusus pada Pengadilan Agama Nunukan”, ujarnya.

Turut hadir menyerahkan dokumen kependudukan hasil sidang isbat nikah ini, Sekertaris Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Timur, Ketua Pengadilan Agama Nunukan, Kepala Kantor Kementrian Agama Nunukan, Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil kab. Nunukan, Kepala Bagian Kesra Setda berikut jajarannya dan Camat Sebatik Timur .(Humas)

Baca Juga:  Pemkab dan FKPD Nunukan Jemput Pemulangan 8 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here