Generasi Muda ZIYAP Laporkan Akun FB Penyebar Ujaran Kebencian

Laporkan Akun FB Penyebar Kebencian
Generasi Milenial Paslon ZIYAP melaporkan sebuah akun FB yang menyebarkan ujaran kebencian kepada aparat kepolisian KOta Tarakan, Kamis sore (29/10)

POS-KALTARA.CO.ID – Partisipan Generasi Muda ZIYAP melaporkan sebuah akun di media sosial (medsos) Facebook (FB) yang memposting ujaran kebencian dan mengandung unsur fitnah terhadap pasangan calon Gubernur Kaltara nomor urut 3, Zainal Arifin Paliwang di grup Peduli Kalimantan Utara.

Akun FB bernama Maryam Adinda dilaporkan kepada aparat kepolisian pada Kamis sore (29/10).

“Dari itu kita memutuskan untuk laporkan ini. Karena memang kita lihat juga adanya potensi hoaks, pencemaran nama baik, dan ujaran kebenciannya juga dapat di situ (postingan). Dari laporan kita ini semoga pihak berwenang dapat menyelesaikan perihal ini supaya kedepanya momentum Pilgub ini dapat berjalan dengan damai lah. Tanpa adanya isu-isu yang semakin memanaskan perjalanan Pilkada ini,” ujar Ibnu Daud, salah seorang anggota Genereasi Milenial ZIYAP.

Baca Juga:  Kartini ZIYAP Sambut Antusias Debat Paslon

Ia menjelaskan, akun Maryam Adinda itu menggunakan foto latar salah satu pasangan Cagub-Cawagub Kaltara. “Kita lihat yang memposting itu ada juga tertera (foto) salah satu paslon. Sehingga berpotensi memicu masing-masing partisipan. Tapi kita serahkanlah kepada pihak yang berwenang,” kata Ibnu.

Secara bersamaan, salah satu Kuasa Hukum ZIYAP, Dr Alex Chandra, SH, MH yang turut mendampingi menjelaskan, konteks akun yang menyebarkan hoaks tersebut sangat rawan terlebih dalam masa kampanye Pilgub Kaltara ini.

Baca Juga:  Sahabat Zapyn, Satu Lagi Relawan Dukungan Cagub-Cawagub Zainal-Yansen

“Ini kalau tidak diantisipasi secara hukum, rawan sekali perpecahan di bawah ini. Artinya loyalis masing-masing akan bergerak. Setelah kita baca (postingan) itu, hampir 80 persen masuk deliknya itu. Jadi jelas masuk ranah Undang-Undang ITE, dan biarkan sub seksi IT yang men-tracing itu sampai di mana, subjek hukumnya siapa yang bermain di belakang itu,” terang dia.

Ia menilai akun Maryam Adinda ini menggunakan gambar latar salah satu paslon Gubernur-Wakil Gubernur Kaltara tertentu juga. “Kalau kita kontra terhadap menyelidiki sesuatu yang sangat mendalam, jangan-jangan anomim ini dia bermain dengan sesuatu lagi,” imbuh dia.

Baca Juga:  Punya Pengalaman Meraih Kesuksesan, Yansen TP Jadi Narsum Talk Show Milenial

“Kalau kita kontra secara hukum lagi dari pihak sebelah yang sudah terpampang apakah itu sebenar-benarnya dari paslon itu, kita tidak tahu juga kan. Makanya kita ambil titik netral, biarkan penegak hukum Polres Tarakan, melalui unit cybernya yang memeriksa itu secara hukum, itulah cara yang beradab. Sebab, terus terang dari paslon kita dirugikan sekali karena menyebut nama beliau (Zainal) kan. Kalau tidak hati-hati ini akan berbenturan, makanya sore ini kita laporkan,” tandas Alex Chandra.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here