Gegara Ada ASN Kantor Bupati Nunukan Positif COVID-19, Seluruh Staf di Rapid Tes

Rapid tes di Kantor Bupati Nunukan
Sekdakab Nunukan, Serfianus sedang menjalani rapid tes akibat ada seorang ASN Kantor Bupati Nunukan yang terkonfirmasi positif COVID-19, Kamis (22/10)

POS-KALTARA.CO.ID – Virus korona atau COVID-19 memang membawa bencana bagi semua orang apalagi jika salah seorang diantara dalam ruangan atau lingkungannya terkonfirmasi positif, maka seluruhnya harus menjalani pemeriksaan, minimal rapid tes.

Inilah yang terjadi di Kantor Bupati Nunukan pada Kamis (22/10), seluruh pejabat dan staf termasuk Plt Bupati Nunukan, H Faridil Murad harus menjalani rapid tes setelah seorang ASN (staf) dinyatakan positif COVID-19.

Kini ASN positif COVID-19 tersebut sedang dirawat di RSUD Tarakan atas rujukan tim medis RSUD Nunukan akibat penyakit lain. Hasil pemeriksaan swab dari ASN dengan kode NNK#68 berusia 45 tahun dengan jenis kelamin pria yang beralamat di Kelurahan Nunukan Barat, sehari-harinya bertugas di Kantor Bupati Nunukan pada 20 Oktober 2020.

Baca Juga:  Sri Kustarwati Hanafiah Jadi Bunda PAUD Nunukan

Berkaitan dengan rapid tes massal ini, Kapala Bagian Humas dan Protokol Setda Nunukan, Hasan Basri membenarkan, telah dilakukan rapid tes yang dilaksanakan di Kantor Bupati Nunukan ini sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Menurut dia, upaya ini adalah wujud komitmen dari pemerintah Daerah untuk patuh terhadap protokol Kesehatan.

“Begitu menerima informasi adanya ASN yang terkonfirmasi positif, bapak Plt Bupati dan Sekda langsung mendukung untuk dilakukan rapid tes untuk semua ASN dan honorer di Kantor Bupati”, ujar Hasan Basri.

Baca Juga:  Kerja Pansus Rampung, DPRD Nunukan Berikan Sejumlah Rekomendasi

Pasien NNK#68 ini awalnya masuk RSUD Nunukan pada 5 Oktober 2020 dengan diagnosa kolik abdomen. Namun pada 7 Oktober bersangkutan keluar dari rumah sakit.

Tetapi pada 12 Oktober 2020, ASN ini kembali masuk dan dirawat di Ruang Perawatan Bougenvil RSUD Nunukan dengan diagnosa GE (gastroentritis), dispepsia dan demam. Akhirnya dilakukan foto thorax dengan hasil ada pneumonia dan rapid tes non reaktif.

Informasi dari Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan, kesimpulan pasien ini adalah penularan lokal di Kabupaten Nunukan.

Bertambahnya pasien terkonfirmasi positif maka totalnya sebanyak 68 orang dan 67 orang dinyatakan sudah sembuh. Sedangkan satu orang (ASN) ini dirawat di RSUD Tarakan.

Baca Juga:  PPKM Berlarut-larut, Pelaku UMKM Keluhkan Ketatnya Aturan Waktu Pelayanan

“Kami dari Satgas Penanganan COVID-19 mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Nunukan untuk selalu taat dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, kondisi di lapangan masih sangat dinamis, masih memungkinkan terjadinya penularan,” ujar Aris Suyono selaku Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan. (***)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here