Forkopimda Nunukan Jalani Vaksin Perdana COVID-19

Forkopimda Jalani Vaksin Perdana CoVID-19
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid saat jumpa pers usai vaksinasi COVID-19 di RSUD Nunukan, Rabu (3/2)

Pos-Kaltara.co.id – Gerakan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Nunukan, Kaltara dilaksanakan serentak mulai dari tenaga kesehatan hingga pejabat pada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di pusatkan di RSUD Nunukan.

Forkopimda yang disuntik vaksin adalah Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, Dandim 0911 Nunukan Letkol CZi Eko Pur Indriyanto, Ketua Pengadilan Negeri Nunukan Rakhmad Dwinanto, Dan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/Kostrad Mayor Inf Drian Priyambodo.

Selain itu, ikut pula Direktur RSUD Nunukan dr Dulman, Kadis Kesehatan Nunukan dr Meinstar Tololiu dan perwakilan dari media massa pada Rabu (3/2).

Baca Juga:  Wabub Nunukan Kukuhkan dan Lantik Pejabat Fungsional, Asmin Laura Hafid "Tekankan" 4 Hal

Sebelum vaksinasi dimulai, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menyampaikan vaksinasi ini berkaitan dengan upaya Pemerintah untuk mencegah penyebaran virus korona (COVID-19) di daerahnya sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena vaksin sinovac ini dijamin aman dan halal.

Ia juga mengingatkan sebelum dilaksanakan vaksinasi ini terlebih dahulu peserta penerima vaksin menjalani beberapa tahapan seperti pendaftaran, wawancara terkait dengan kondisi kesehatan dan penyuntikan.

Menurut Laura, sebelum disuntikkan kepada masyarakat telah melalui penelitian dan uji coba dari BPOM dan MUI. “Masyarakat tidak perlu percaya dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya terutama di media sosial yang menyebutkan bahwa vaksin sinovac dari Pemerintah tidak terjamin kehalalannya dan efektivitasnya dalam mencegah penyebaran COVID-19,” imbau dia.

Baca Juga:  Jemput Bola, Disdukcapil Nunukan Lakukan Layanan Terpadu di Kecamatan

Laura menegaskan salah satu cara untuk mencegah penyebaran COVID-19 sehingga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat karena keterangan dari ahli kesehatan bahwa vaksinasi akan efektif apabila diikuti minimal 70 persen dari seluruh populasi penduduk.

Vaksinasi ini dimulai sekira pukul 11.00 Wita dan berakhir pukul 12.00 Wita setelah sebelum penyuntikan dilakukan kembali pendaftaran dan wawancara dengan 16 poin pertanyaan perihal kondisi kesehatan peserta vaksin oleh ti medis RSUD Nunukan.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here