Disdukcapil Fasilitasi WNI Stranded Dari Malaysia Terbitkan NIK

Kepala Disdukcapil
Ahmad, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nunukan. Foto: Istimewa

PK OnlinePemerintah Kabupaten Nunukan melalui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan Akhmad akan membuatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk Warga Negara Indonesia (WNI) Stranded.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disdukcapil saat ditemui di Pelabuhan Tunon menyambut WNI yang tiba di Nunukan.

“Disdukcapil siap membuatkan Nomor Induk Kependudukan untuk WNI yang belum terdaftar sebagai syarat vaksinasi dan melanjutkan perjalanan selama masa pandemi Covid-19,” papar Akhmad

Terkait jumlah NIK yang akan dibuat Disdukcapil, Akhmad mengaku belum tahu lantaran sejumlah WNI telah memiliki NIK sedang sebagian lainnya hanya paspor.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Hadiri Rakorwasdanas dan Launching Sinergitas Pengelolaan bersama MCP

“Kami akan konsolidasi ke BP2MI baru kelihatan ada berapa yang pasti, kalau mereka mau pulang kampung itu sekarang kan diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksin” ujar Akhmad.

Pembuatan NIK dilakukan sebagai upaya syarat WNI yang melanjutkan perjalanan pesawat atau kapal selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Sekarang diwajibkan adanya sertifikat vaksin untuk naik pesawat mau nggak mau kita akan membantu mereka untuk proses administrasinya, dengan terbitkan dan daftarkan penduduk,” katanya.

Akhmad menjelaskan setelah membuat NIK Kabupaten Nunukan, maka akan dicabut dan dipindahkan sesuai dengan alamat asli mereka berada ketika sudah melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:  Kahar Nahkodai PTMSI Kabupaten Nunukan

Untuk tinggal dan jadi penduduk Nunukan, lanjut Ahkmad, paling cepat satu tahun baru akan diproses.

Hanya saja, kondisi saat ini ia hanya melihat sisi kemanusiannya sehingga tidak memperkarakan lama tinggal.

Akhmad menegaskan, dengan adanya kedatangan mereka tidak menambah jumlah penduduk sebagai warga negara Indonesia (Nunukan).

“Setelah kami terbitkan ini hanya untuk persyaratan urus vaksin dan perjalanan itu loh yang dipersyaratkan harus memiliki itu,” tegasnya.

Akhmad menambahkan, bahwa secara administrasi pemerintah daerah membantu termasuk salah satunya bagaimana agar bisa WNI pulang kampung dengan ketentuan melengkapi administrasi termasuk salah satunya NIK.

Baca Juga:  Pagelaran Seni Budaya Rumpun Tidung Berakhir, Bupati Nunukan Sarankan Jaga Simbol-simbol Budaya

Penulis: Muhammad Syukri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here