Positif COVID-19, Kediaman Muhammad Nasir dan Rumah Warga Akan Disemprot Disinfektan

Data Balon Pilkada Positif COVID0-19
Sumber KPU dan Bawaslu RI

POS-KALTARA.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu RI mengeluarkan data jumlah bakal calon (balon) kepala daerah pada pilkada serentak 2020 positif COVID-19. Sebanyak 46 balon tersebut salah satunya di Provinsi Kalimantan Utara sehingga KPU dan Bawaslu RI menyatakan, pilkada menjadi salah satu potensi kluster penulatan virus korona.

Meskipun tidak disebutkan secara gamblang identitas dari dua pasien positif COVID-19 di Kabupaten Nunukan, tetapi informasi salah satunya adalah Muhammad Nasir bakal calon wakil Bupati Nunukan yang telah menjalani isolasi mandiri di rumahnya sejak beberapa hari terakhir.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan yang menangani penyemprotan disinfektan bahwa telah menjadwalkan penyemprotan di kediaman pasien bersangkutan. Ditambah dengan rumah-rumah warga sekitar tempat tinggalnya.

Baca Juga:  Penandatanganan Naskah Penyerahan Pekerjaan Untuk TMMD ke-108/2020

Bisa jadi, rumah-rumah warga yang dijadikan tempat sosialisasinya sebelum dinyatakan positif COVID-19 bakal disemprot disinfektan pula karena dipastikan telah melakukan kontak erat dengan puluhan warga terkait pencalonannya di pilkada Nunukan 2020.

“Iya memang kami dapat arahan dalam waktu dekat ini akan menyemprot rumahnya dan rumah-rumah warga sekitarnya dengan disinfektan,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Hasanuddin ketika ditanya apakah termasuk rumah Muhammad Nasir melalui sambungan telepon, Rabu, 9 September 2020.

Hasanuddin menjelaskan, rumah yang disemprot disinfektan selama ini memang dianggap area potensi penularan COVID-19 atau dalam rumah tersebut menjadi tempat isolasi mandiri atau penghuninya terjangkit COVID-19.

Baca Juga:  Cagub Zainal A Paliwang Simulasikan Cara Mencoblos Nomor 3 di TPS

Selama ini, atas arahan Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Nunukan telah menyemprot rumah warga atau pasien positif virus korona pada beberapa lokasi yang menjadi area atau tempat isolasi pasien positif COVID-19. Namun, rumah anggota DPRD Kaltara dari PKS (Muhmammad Nasir) baru diagendakan dalam waktu dekat ini.

“Belum disemprot tapi sudah ada jadwalnya dari satgas COVID-19 dalam waktu dekat ini akan dilakukan penyemprotan di rumahnya (Muhammad Nasir),” beber Hasan sapaannya.

Hasan menambahkan, kegiatan penyemprotan disifektan pada wilayah-wilayah penularan COVID-19 memang kewenangannya diberikan kepada BPBD. Oleh karena itu, penyemprotan disinfektan pada titik-titik yang dianggap penularan virus korona masih dilakukan terus sampai hari ini.

Baca Juga:  Warga Sinjai di Sebatik Bersatu Menangkan Zainal-Yansen

Hanya saja, dia tidak menyebutkan secara gamblang bahwa dua pasien COVID-19 yang sedang dirawat saat ini salah satunya adalah balon pilkada Bupati-Wakil Bupati Nunukan. (mt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here