POS KALTARA.CO.ID – Hasil analisis Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, Jatim terhadap sembilan spesimen yang baru diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara sebanyak sembilan spesimen. Kesembilan spesimen tersebut, enam dinyatakan positif dan tiga lainnya dipastikan negatif.

Dari sembilan spesimen tersebut, tujuh berasal dari Kabupaten Nunukan dan dua orang dari Kota Tarakan. Keenam spesimen positif COVID-19 di Nunukan berinisial Bh (38), Brl (40), Dma (19), Msn (33), Bhm (50) dan Mri seorang balita perempuan usia dua tahun. Satu spesimen di Kabupaten Nunukan yang dinyatakan negatif berinisial Ha (1) jenis kelamin laki-laki.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy di Tanjung Selor menyampaikan, lima kasus positif COVID-19 yang baru di Kabupaten Nunukan itu masih kluster peserta ijtima di Kabupaten Gowa, Sulsel. Setelah ada tambahan enam orang yang positif maka total kasus di Kabupaten Nunukan berjumlah 30 orang.

Sementara satu anak usia dua tahun jenis kelamin perempuan adalah hasil trakcing contact, dimana kemungkinan pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif di KM Lambelu saat menuju Kabupaten Nunukan pada akhir Maret 2020 lalu, ungkap Agust melalui press conference, pada Sabtu (25/4/2020).

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Bantu Korban Kebakaran Inhutani Rp1,834 Juta/KK Plus Sembako dan Alat Masak

“Kami terima sembilan spesimen baru dari BBLK Surabaya. Tujuh dari Nunukan dan dua dari Tarakan. Dari Nunukan, enam spesimen dinyatakan positif dan satu orang negatif berinisial Ha usia satu tahun seorang anak laki-laki,” sebut Agust.

Sedangkan dua spesimen asal Kota Tarakan, semuanya negatif yakni inisial Spr (35) dan Jrm (72).

Baca juga ini: Cegah Penularan COVID-19, Camat Hingga Ketua RT Diminta Pantau Warganya

Ia menambahkan, keenam pasien yang dinyatakan positif ini memang telah menjalani isolasi beberapa hari di Kabupatenn Nunukan yang mana hasil trakcing contact dengan kasus sebelumnya, sehingga jumlah positif COVID-19 di daerah itu sudah mencapai 30 orang.

Baca Juga:  ASN Dituntut Jadi Contoh Bagi Masyarakat Taat Membayar Pajak

Oleh karena itu, kata dia, setelah ada tambahan enam orang yang positif maka jumlah kasus di Provinsi Kaltara sampai hari ini sebanyak 83 orang masing-masing di Kota Tarakan 27 orang, Malinau (6), Nunukan (30) dimana ada tambahan baru sebanyak enam orang, Tana Tidung (0) dan Bulungan (20).

Lalu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 173 orang, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 461 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 29 orang.

Agust menyatakan, adanya kendala yang dialami saat ini karena Kementerian Perhubungan membatasi penerbangan pesawat berkaitan dengan antisipasi arus mudik dan pencegahan penularan COVID-19 yang diberlakukan mulai 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020.

Baca Juga:  Nyaris Putus, Cagub Zainal Prihatin Jalanan Provinsi di Sebatik

Mengenai tindakalanjut daripada pemeriksaan terhadap ODP, OTG dan PDP seluruh Kaltara, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen lainnya dari BBLK Surabaya. Kemudian, pengambilan swab terhadap PDP yang sedang diisolasi pada beberapa rumah sakit di daerah itu. (ir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here