Dengarkan Keterangan Haji Batto, Pansus Akan Pertemukan Kedua Belah Pihak

Panitia khusus (Pansus) DPRD menggelar rapat guna mendengarkan keterangan H Batto terkait sengketa kepemilikan lahan dengan warga Toraja dan Kalimutu pada Rabu (18/08).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan H Batto kepada Pansus di Ruang Ambalat 1, Ketua Pansus Robinson Totong menyebutkan lahan yang dibeli H Batto memiliki bukti kepemilikan.

“Beliau sampaikan kepada kami kalau lahan yang beliau beli itu memiliki bukti kepemilikan, namun berdasarkan keterangan beliau, bagi warga yang merasa lahannya diserobot dan memiliki bukti kepemilikan lahan, pihaknya mengaku siap ganti sesuai harga beliau beli,” papar Robinson.

Selain itu, kata Robinson, bagi warga yang memiliki surat sah kepemilikan tanah tetapi tidak ingin menjual tanahnya, H Batto menawarkan kepada warga untuk membentuk plasma.

Hal tersebut menjadi tawaran H Batto lantaran lahan telah digarap dan ditanami bibit kelapa sehingga dinilai tidak akan merugikan warga jika lahannya dijadikan plasma dengan system bagi hasil 70-30.

“Kepada warga yang memiliki bukti kepemilikan lahan tapi tidak ingin menjual, H Batto H Batti juga menawarkan untuk membentuk lahan plasma di mana biaya bibit, penanam, dan perawatan di tanggung perusahaan dan keuntungannya dibagi 70-30, 70 untuk masyarakat dan 30 untuk perusahaan,” kata Robinson.

Terkait surat kepemilikan lahan warga, Robinson menyebutkan sebagian warga tidak memiliki SPPT dan hingga saat ini, pansus masih berupaya untuk menginventarisir dokumen-dokumen kepemilikan lahan milik warga.

“Surat kepemilikan lahan dari warga belum kami terima. Saat ini, Sekretaris pansus Joni Sabindo masih berupaya untuk menginventarisir semua surat sah kepemilikan lahan dari warga,” papar Robinson.

H Batto, lanjut Robinson, membeli lahan tersebut atas nama pribadi dan pelimpahannya untuk dikelola perusahaan dalam bentuk koperasi masih dalam tahap proses dan kami telah menerima surat-suratnya, termasuk surat-surat tanah yang dia beli dari Rasyid dan kini tengah bersengketa .

“Pasti kami akan pertemukan kedua belah pihak agar masalah ini dapat segera selesai,” kata Robinson (***)

Baca Juga:  Optimalisasi Sektor UMKM Di Masa Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here