NUNUKAN – Untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19) bagi masyarakat di pelosok maka camat hingga ketua RT diminta untuk memantau situasi warganya setiap saat.

Khususnya yang punya riwayat perjalanan dari negara atau daerah trasmisi lokal.

Untuk memperegas ajakan tersebut, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 91/338/SETDA-HUMPRO/IV/2020.

Surat Edaran yang ditujukan kepada para camat, lurah, kepala desa hingga ketua – ketua RT tersebut berisi seruan yakni:

1. Diminta untuk memantau warga masyarakat di wilayahnya masing – masing yang datang/kembali dari zona merah penyebaran covid -19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dan melakukan protocol pencegahan penyebaran COVID-19.

Baca Juga:  Hasil Rapid Tes, Dua TKI Bermasalah dari Malaysia Terdeteksi Reaktif

2. Melaporkan kepada fasilitas kesehatan terdekat tentang kondisi kesehatan warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19 atau riwayat perjalanan dari negeri/area transmisi lokal, untuk dilakukan pemeriksaan sampel oleh petugas kesehatan

3. Bagi yang melaksanakan karantina/isolasi diri sendiri untuk dapat selalu dipantau dan dihimbau untuk tidak bekerja, ke sekolah, atau ke ruang publik dan berinteraksi dengan keluarganya untuk menghindari penyebaran COVID-19 kepada orang lain.

Laura berharap Surat Edaran tersebut dapat membuat upaya pencegahan COVID- 19 yang dilakukan oleh pemerintah hingga level ketua RT dapat sinergis, terpadu, fokus dan cepat.

Baca Juga:  Maksimalkan Edukasi, Akhirnya Masyarakat Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

“Semua pihak hendaknya mengambil peran dan tanggung jawabnya masing – masing dengan penuh kesadaran dan dedikasi yang tinggi,” ujar dia. (***)

Sumber : Humas Pemkab Nunukan
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here