Bupati Nunukan Temui Korban Kebakaran Inhutani

Bupati Nunukan Temui Warga Korban Kebakaran Inhutani
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menemui warga korban kebakaran Inhutani di tenda pengungsian pada Senin pagi (11/1)

PosKaltara.co.id – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid membesuk warga korban kebakaran di tenda darurat yang didirikan di samping Kantor Kelurahan Nunukan Utara pada Senin pagi (11/1) sekira pukul 09.00 Wita.

Laura mengajak warga yang terpaksa tidur sementara di tenda darurat karena tempat tinggalnya hangus dilalap api agar bersabar dan tabah menghadapi cobaan yang dialaminya.

Saat dikonfirmasi di Kantor Bupati Nunukan, Laura mengaku sedang mengerahkan jajarannya untuk menginventarisir warga yang kehilangan tempat tinggal akibat peritiswa kebakaran yang diduga bermula dari rumah pria yang sempat mengamuk sebelumnya yang tidak jauh dari Pelabuhan Rakyat Inhutani.

Baca Juga:  Pagelaran Seni Budaya Rumpun Tidung Berakhir, Bupati Nunukan Sarankan Jaga Simbol-simbol Budaya

Berdasarkan laporan sementara dari Kelurahan Nunukan Utara, Bupati Nunukan menyebutkan sebanyak 60 kepala keluarga (KK) yang terdampak dan 62 rumah yang hangus dilalap api.

“Iya berdasarkan laporan yang kami terima dari Kelurahan Nunukan Utara bahwa rumah warga yang terbakar sebanyak 62 buah namun hanya 60 KK yang kehilangan tempat tinggal,” ungkap Laura seraya menambahkan, Pemkab Nunukan langsung mendirikan tenda darurat untuk menampung puluhan KK korban kebakaran ini.

“Korban kebakaran ini, kita tampung sementara di tenda yang disiapkan di samping Kantor Kelurahan Nunukan Utara,” ungkap dia. Mengenai kebutuhan sehari-harinya yakni makan tiga kali sehari menjadi tanggungjawab Pemkab Nunukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga:  Hj Asmin Laura Hafid-H Hanafiah yang Ditetapkan, Besok

Tenda darurat ini hanya untuk tempat tinggal sementara selama sepekan sehingga warga yang ditampung ingin pindah maka Pemkab Nunukan menyediakan ruko yang terletak di Pujasera atau Pasar Malam tak jauh dari lokasi kebakaran tersebut.

Namun, jika ruko yang belum ditempati pemiliknya itu tidak mencukupi maka disediakan pula 10 kamar di Rusunawa Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan.

“Kalau nantinya ada warga korban kebakaran ini mau pindah dari tenda maka kita sediakan ruko di Pujasera. Ruko tersebut belum ditempati oleh pihak ketiga sehingga bisa digunakan,” sebut Laura.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Vaksin 900 Dosis Untuk Pelayan Publik dan Masyarakat

Mengenai tujuh warga yang menjadi korban penganiayaan, Laura menyatakan saat ini sedang ditangani RSUD Nunukan dengan memberikan perawatan intensif. (mt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here