LPj Bupati Nunukan
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid (kiri) menyerahkan LPj Pelaksanaan APBD 2019 kepada Ketua DPRD NUnukan, Hj Leppa pada rapat paripurna, Selasa (23/6)

POS KALTARA.CO.ID – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid membacakan laporan pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD 2019 di hadapan 18 anggota dewan yang hadir.

Pada kesempatan itu, Laura sapaan Bupati Nunukan ini menyampaikan bahwa total anggaran pada APBD 2019 sebesar Rp1,373 triliun lebih.

Dari total APBD 2019 tersebut terdiri dari pendapatan yang diperoleh dari dana transfer pusat dan pendapatan daerah.

Namun Pemkab Nunukan hanya mampu merealisasikannya sekira 88,11 persen atau Rp1,210 triliun lebih.

Pendapatan yang dimaksud berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp111,331 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp104,841 miliar atau sekira 94 persen lebih.

Baca Juga:  Bupati Nunukan Melayat Anak Buahnya yang Meninggal Dunia

Kemudian dana transfer dari pusat ditargetkan sebesar Rp1,042 triliun tetapi terealisasi hanya Rp882,872 miliar atau sekira 84,70 persen saja.

Disamping itu, Laura menyebutkan, pendapatan lain-lain yang ditargetkan sebesar Rp220,347 miliar. Berhasil melampaui target menjadi Rp222,862 miliar atau 101 persen lebih.

Selanjutnya, Bupati Nunukan di hadapan 18 anggota dewan menjelaskan soal belanja dan transfer bantuan dana ke desa sebesar Rp1,384 triliun. Terealisasinya sebesar Rp1,202 triliun lebih atau sekira 86,86 persen.

Mengenai belanja operasional sendiri didalamnya termasuk bantuan sosial yang semula ditargetkan sebesar Rp850,827 miliar dan terealisasi sebesar Rp755,766 miliar atau 88,50 persen.

Baca Juga:  Anggota Gapoktan Pulau Sebatik Tuntut Kejelasan Dana Hibah PSR

Lalu, belanja modal yang terdiri dari tanah, gedung, perawatan jalan, perawatan bangunan dan aset-aset daerah lainnya ditargetkan Rp255,368 miliar dengan realisasi Rp182 miliar lebih atau 71 persen lebih.

Belanja tak terduga dengan anggaran sebesar Rp3 miliar dengan realisasi Rp526 juta atau hanya 15 persen lebih.

Laura menambahkan, transfer bantuan dana ke desa sebesar Rp271,994 miliar dengan realisasi Rp263,316 miliar atau 96 persen lebih.

Sebelum menutup LPj APBD 2019 ini, dia mengajak anggota DPRD Nunukan agar terus mendorong perbaikan kinerja demi terwujudnya pembangunan yang baik di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Wabup Nunukan Hadiri Peresmian Program PLN Listrik Masuk Desa

Pemkab Nunukan sendiri senantiasa membuka diri menerima kritikan yang membangun. Diakui, pelaksanaan APBD 2019 masih banyak kekurangan yang butuh pembenahan.

Oleh karena itu, APBD tahun berikutnya dapat diwujudkan dengan sebaik-baiknya yang akan dibahas bersama anggota dewan.

“Kemitraan dan keihklasan dari seluruh anggota dewan sangat diharapkan bersama-sama,” ucap dia. (ir/TZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here