Budayakan Literasi, Dinas Perpustakaan Luncurkan POCADI dan i-Nunukan

Peluncuran i-Nunukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nunukan
Asisten Administrasi H Asmar meluncurkan program i-Nunukan pada Rabu (21/4)

Pos-Kaltara.co.id – Dalam rangka membudayakan literasi di kalangan masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Nunukan meluncurkan POCADI dan i-Nunukan.

Peluncuran POCADI atau Pojok Baca Digital dan i-Nunukan ini berlangsung di Kantor Bupati Nunukan oleh Asisten Administrasi H Asmar atas nama Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid pada Selasa (20/04).

Kegiatan yang bertema “Tingkatkan Kemampuan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas, Di Era Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0″ ini juga dihadiri oleh Direktur Aksaramaya, pimpinan OPD, dan ratusan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA secara virtual.

H Asmar menyampaikan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi seperti saat ini, budaya atau kebiasaan membaca di masyarakat justru terlihat mengalami kemunduran.

“Budaya membaca, utamanya membaca buku mulai tidak menarik lagi untuk dilakukan. Kalaupun membaca sesuatu, sering kali tidak utuh atau sepotong-sepotong,” ujar dia.

Baca Juga:  Inspektorat; Media Bukan Badan Hukum Dibayar? Itu Bisa Jadi Termuan

H Asmar menambahkan di era digitalisasi ini, masyarakat selalu menginginkan serba cepat, praktis, murah, dan menarik, termasuk soal buku.

“Bukan saatnya lagi orang menenteng buku tebal kemana-mana dan membacanya saat waktu senggang. Masyarakat sekarang ingin buku-buku yang bisa diakses dari perangkat HP, sehingga membaca bisa dilakukan secara praktis dimanapun,” terang dia.

“Saya bersyukur, perpustakaan Kabupaten Nunukan akhirnya mampu menjawab tantangan itu dengan baik. Pada hari ini, kita bersama-sama akan melakukan Launching Layanan Perpustakaan Digital oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Nunukan,” ungkap Asmar lagi.

Melalui aplikasi i-Nunukan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nunukan telah menyusun program-program untuk mengoptimalkan layanan perpustakaan yang berbasis TIK.

Baca Juga:  Pelaku UMKM dan Masyarakat Nunukan Akan Segera Terima Bansos

“Saya berharap, fasilitas perpustakaan digital ini mampu meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Nunukan H Moh. Arsyad, menjelaskan i-Nunukan adalah hibah dari Aksaramaya yang berkedudukan di Jakarta.

Perpustakaan Digital adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam format digital yang bisa diakses melalui komputer, gawai, atau smartphone, jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang merupakan kumpulan buku tercetak.

“Saat ini i-Nunukan memiliki koleksi buku digital sebanyak 1307 buku. Yang pertama hibah dari Aksaramaya buku SD sebanyak 350 buku, SMP sebanyak 227 buku, dan SMA sebanyak 111 buku. Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kab. Nunukan berjumlah 619 buku, yang terdiri dari APBD tahun 2019 sebanyak 85 buku, DAK tahun 2020 sebanyak 534 buku, jadi jumlah eksemplar sebanyak 1715 buku,” sebut H Arsyad.

Baca Juga:  Takjub, Bupati Kepulauan Mentawai Ingin Tiru Trik Poltek Negeri Nunukan

Selain itu H. Arsyad juga mengatakan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Nunukan juga melaksanakan kegiatan nasional yaitu tranformasi berbasis inklusif sosial yaitu suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.

“Transformasi tersebut dapat diwujudkan dalam 4 peran yaitu perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan, pusat kegiatan masyarakat, dan pusat kebudayaan, perpustakaan merancang lebih berdaya guna bagi masyarakat, perpustakaan menjadi modal untuk menemukan solusi permasalahan masyarakat, yang terakhir perpustakaan memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki”, tambah H. Arsyad. (HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here