BP2MI Nunukan: Pemulangan 7.200 TKI dari Malaysia Masih Simpang Siur

Kepala BP2MI Nunukan Kombes Pol Hotma Victor Sihombing
Kepala BP2MI Nunukan Saat Ditemui di Kantornya, Senin (21/06). Foto: Poskaltara

PK Online – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan menegaskan belum ada kejelasan pemulangan 7.200 TKI sebagaimana pernah diwacanakan Pemerintah Malaysia.

Kepala BP2MI Nunukan Kombes Pol Hotma Victor Sihombing mengaku kelanjutan informasinya belum ada termasuk jumlah TKI yang akan dipulangkan melalui Kabupaten Nunukan.

Sebab pintu pemulangan TKI dari Malaysia hanya tiga di Indonesia yaitu Batam Kepulauan Riau, Entikong Kalbar dan Nunukan, Kaltara.

“Kita belum terima kejelasan dari pemerintah Malaysia. By who (siapa) dan by address-nya (alamat) belum ada,” terang Hotma saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6).

Baca Juga:  Kades Diminta Kelola Dana Desa Sebaik-baiknya

Baru-baru ini, dia hanya mendapatkan kabar perihal deportasi TKI dari Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia saja. Namun belum ada kejelasan jumlah dan waktu pemulangannya.

Dia menambahkan untuk pemulangan ribuan TKI tersebut nantinya, kewenangan penanganannya telah diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan sesuai surat keputusan Ketua Satgas Covid-19 Nasional.

Hotma lebih lanjut menyebutkan karantina PMI yang tiba di Nunukan nantinya akan ditangani oleh BPBD namun untuk pemulangan ke daerah asal kemungkinan ditangani oleh BP2MI Nunukan.

Ia menjelaskan PMI yang datang akan di periksa kesehatannya, rapid test menggunakan fasilitas BPBD Nunukan kemudian menjalani karantina di tempat yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Cabup-Cawabup Harus Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan COVID-19

Untuk mengatasi pemulangan serentak dari Sabah, Malaysia, Hotma menyebutkan Kabupaten Nunukan telah siap dengan daya tampung Rusunawa hingga 600 orang dan penampungan Kantor BP2MI Nunukan sebanyak 50 orang.(***)

Penulis: Muhammad Syukri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here