BNNK Nunukan Gelar Raker Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, Setda Muhammad Amin Jadi Narsum

Raker BNNK Nunukan
Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, yang Digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan, Di Hotel Lenfin Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (15/07). Foto: didi/KA

PK Online – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Nunukan Muhammad Amin menjadi narasumber pada rapat kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan, di Hotel Lenfin Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (15/07).

Dalam Materinya, ia memaparkan Perda No.3 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Narkotika, Psikotropika, Prekursor Narkotika dan Zak Adiktif lainnya.

Selain itu, guna memaksimalkan pencegahan penyalahgunaan narkotika, Amin menyebutkan dengan melakukan kegiatan- kegiatan positif seperti wawasan kebangsaan, parenting skill (konsep pengasuhan) dan lain-lainnya,” ujar dia.

Baca Juga:  Gubernur Jadi Warga Kehormatan Adat Dayak

Pasca rehabilitasi medis, lanjut Amin, suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, bekas pecandu narkotika dan zat adiktif lainnya dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

“Rehabilitasi Medis adalah suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika, psikotropika, prekursor narkotika dan zat adiktif lainnya,” ujarnya.

Pada hari yang sama, Humas BNNK Nunukan Zainal Arifin yang dihubungi via seluler mengatakan kegiatan tersebut mengundang beberapa instansi untuk menegakkan anti narkoba di masing-masing dinasnya.

“Ini merupakan upaya pencagahan dini anti narkoba, kita bekerja sama dan saling memberdayakan,” ujar Zainal.

Baca Juga:  Wagub Yansen TP Borong Produk Fashion UMKM Krayan

Zainal menjelaskan acara rapat kerja yang digelar BNNK Nunukan adalah penekanan kepada instansi yang pernah melaksanakan tes urine agar bisa memberdayakan masyarakat kedepannya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

“Diundang yang pernah mengadakan dan akan melakukan sosialisasi dan tes urine di masing-masing instansinya, sekaligus sebagai bentuk komitmen anti narkoba,” jelas dia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berpedoman pada  Inpres No.2 Tahun 2020 tentang Percepatan Rencana Aksi P4GN dan Permendagri No.12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba.

Baca Juga:  Perda Prokes Disahkan, Satgas COVID-19 Langsung Bertindak

“Ada tiga narasumber  pada kegiatan tersebut yakni Pemkab Nunukan diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Nunukan Muhammad Amin Pengadilan Negeri Nunukan diwakili Andreas dan dr. Adi (Psikiater). (didi/KA)

Editor: Muhammad Syukri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here