Bencana Landa Indonesia, Pemkab Nunukan Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Pemkab Nunukan Gelar Doa Bersama
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid bersama tokoh agama menggelar doa bersama, Kamis (21/1)

POSKaltara.co.id – Pekan ketiga 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar doa bersama lintas agama atas berbagai bencana alam dan musibah yang dialami Indonesia akhir-akhir ini.

Kegiatan ini dilangsungkan secara virtual di Ruang Pertemuan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada Jumat (22/1) dengan memanjatkan doa agar diberi kesabaran dan berikhtiar agar mampu melewati ujian wabah corona, bencana alam, musibah kebakaran di Kabupaten Nunukan.

Doa bersama ini diikuti seluruh SKPD, Forkopimda, instansi vertikal, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda, impinan BUMN/BUMD se Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid didampingi Sekretaris Daerah Serfianus dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin serta sejumlah pejabat pemerintah daerah beserta para pimpinan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Khonghucu.

Baca Juga:  Stok Menipis, Dinkes Nunukan Datangkan Tabung Oksigen Dari Luar

Dalam sambutannya, Laura menyatakan doa adalah bentuk pengakuan dan kesadaran dari seorang hamba kepada Tuhan-nya dimana saat memanjatkan doa, seorang hamba akan merasa betapa dirinya begitu kecil dan hina, tidak memiliki kekuatan, daya upaya sama sekali di hadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Tahun 2020 telah ditinggalkan bersama, dan tahun 2021 sudah disongsong ada di hadapan. Banyak kesulitan, rintangan dan cobaan yang telah kita hadapi bersama-sama di tahun 2020. Dan ujian terbesar yang menimpa kita adalah merebaknya wabah covid-19 di seluruh dunia yang hingga kini belum bisa diatasi,” sebut Laura.

Baca Juga:  DPT Pilkada Nunukan Bertambah Kurang Lebih 3.000 Pemilih

Tidak hanya itu, penyebaran virus COVID-19 telah mengakibatkan hampir seluruh aktivitas terganggu, anak-anak tidak bisa bersekolah dengan normal, kegiatan ibadah terganggu, toko dan pasar-pasar aktivitasnya tidak seramai dulu lagi.

Pada akhirnya situasi itu membuat perekonomian masyarakat menurun secara drastis. Situasi ini masih berlangsung hingga saat ini dan belum ada kepastian kapan berakhirnya.

Selain pandemi COVID-19, pada awal tahun 2021 Bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai musibah yang terjadi baik bencana alam, pesawat yang jatuh dan banjir bandang.

“Ratusan bahkan ribuan dari saudara-saudara kita yang menjadi korban dari keganasan COVID-19 dan korban dari berbagai musibah dan bencana kita berdoa semoga seluruhnya mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT”, ujar Laura.

Baca Juga:  Eksekutif Tanggapi Ranperda Inisiatif DPRD Nunukan

Sebagai umat yang beragama, Laura mengajak segenap umat untuk selalu melihat dan memaknai bahwa segala musibah dan bencana yang menimpa kita merupakan bentuk kasih sayang Allah subhanahu wa ta’ala, terhadap hamba-hambanya.

Melalui musibah Allah SWT menginginkan hamba-hambanya agar kembali mengingatnya dengan memohon ampunan atas segala kesalahan yang telah diperbuat selama ini dan bersimpuh memohon pertolongannya. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here