Soal Batal Divaksin COVID-19, Ketua DPRD Nunukan Benarkan Sudah Diberitahu Dinkes

Ketua DPRD Nunukan Batal Divaksin COVID0-19
Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa

Pos-Kaltara.co.id – Vaksin COVID-19 merek Sinovac yang baru diterima Pemkab Nunukan sebanyak 3.640 dosis. Penyuntikan perdana akan dilakukan pada Rabu (3/2) bagi seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dari sekian Forkopimda, nama Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa tidak tercatat dalam daftar yang akan menerima vaksin tersebut dengan alasan usia yang telah melewati batas maksimal yang ditentukan oleh Pemerintah.

Terkait dengan pembatalan dirinya untuk divaksin, Hj Leppa mengakui telah mendapatkan pemberitahuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan.

“Saya itu mau sekali disuntik vaksin tapi katanya tidak boleh karena umur sudah lewat. Padahal saya itu mau sekali,” tegas Hj Leppa.

Baca Juga:  Pertanyanyakan Keabsahan Panitia Pilkades Harapan, DPRD Anggap Seluruh Tuntutan Terjawab dengan Data

Ia mengaku telah diberitahu oleh Pemkab Nunukan agar ikut disuntik vaksin sinovac. Hanya saja faktor usia dan ada riwayat penyakit sehingga tidak diperbolehkan oleh Satgas Penanganan COVID-19.

Hj Leppa juga mengatakan, telah memandatkan kepada Wakil Ketua DPRD Nunukan Burhanuddin tetapi informasinya punya riwayat penyakit.

Oleh karena itu, legislator PKS ini pun tidak memenuhi syarat untuk disuntik vaksin COVID-19 perdana ini, sebut Ketua DPRD Nunukan dari Partai Hanura ini.

Hj Leppa mengaku memiliki riwayat penyakit tekanan  darah tinggi dan kolesterol sehingga hal inilah yang menjadi alasan tidak bisa disuntik vaksin.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Nunukan Berang, Kadis PUPR Tak Hadir RDP

Ia pun mengatakan, perwakilan dari DPRD Nunukan ditunjuk Hamsing dari Fraksi Hanura untuk disuntik vaksin yang akan digelar di RSUD Nunukan pada Rabu, 3 Februari 2021. (mt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here