Atasi Blankspot di Nunukan, Kemkominfo akan bangun 144 VSAT pada 2021

Kemkominfo Akan Bangun 144 VSAT di Nunukan
FOTO: Diskominfotik Nunukan

PK Online – Area blankspot di Kabupaten Nunukan masih cukup luas terutama beberapa kecamatan di wilayah III sehingga masyarakat masih kesulitan mengakses internet untuk keperluan sehari-hari selama pandemi COVID-19 ini.

Demi untuk memenuhi kebutuhan jaringan telekomunikasi masyarakat di area blankspot tersebut maka Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Informasi (BAKTI) akan membangun 144 VSAT di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

Hal ini dibenarkan pula oleh Dinas Kominfo dan Statistik Persandian Sektoral Kabupaten Nunukan bahwa tower ini akan diperuntukkan pada beberapa perkantoran dan fasilitas umum lainnya seperti kantor kecamatan, kantor desa, sekolah dan polisi sektor (polsek) di wilayah III.

Baca Juga:  Bupati Nunukan jadi irup pada gelar pasukan Ops Ketupat Kayan 2021

Rahmansyah selaku Kepala Seksi Pengelolaan Infrastruktur dan Keamanan Sistem Elektronik Dinas Kominfo dan Statistik Persandian Sektoral Kabupaten Nunukan mengatakan kebutuhan tower jaringan internet ini diusulkan untuk anggaran 2020.

Namun ada refocusing anggaran sekaitan dengan pandemi COVID-19 maka pelaksanaannya baru bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2021. “144 VSAT dari BAKTI ini sudah terpetakan tempatnya. Saat ini sedang proses pengiriman ke lokasi,” ujar dia melalui siaran tertulis Diskominfotik Nunukan pada 11 September 2021.

Ratusan VSAT ini diantaranya akan dibangun untuk Polsek Krayan, Pos Pamtas Krayan, SMPN 2 Lumbis Ogong, SMKN 1 Krayan, SDN 001 Tulin Onsoi dan lainnya, sebut Rahmansyah.

Baca Juga:  Rutin Dilakukan Kejari Nunukan, Wabup H Hanafiah Ikut Musnahkan Barang Bukti

Kabupaten Nunukan sebagai wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), pembangunan akses internet ini mulai dibangun oleh Pemerintah sejak 2015. Akses internet yang dibangun oleh BAKTI ini telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di daerah itu untuk mendukung layanan pendidikan dan kesehatan. “Sudah banyak desa-desa yang sudah tersentuh sinyal dan akses internet diharapkan mampu mengembangkan dirinya dengan lebih baik,” harpa dia.

Secara terpisah, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid sangat mengapresiasi dengan mengatakan pembangunan tower jaringan telekomunikasi ini telah sesuai dengan Program Nawacita Presiden Jokowi yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. Bahkan Laura menegaskan terbukanya akses internet pada seluruh wilayah Kabupaten Nunukan juga menjadi bagian dari salah satu visi misi pemerintahannya.

Baca Juga:  Kunker di Kaltara, Menteri LHK Tujuan Nunukan

“Ini salah satu upaya pemda agar ada pemerataan telekomunikasi di seluruh wilayah. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan akses internet yang seluas-
luasnya. Harapan saya, akses internet melalui seluler dan Vsat (satelit) dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan ekonominya,” ungkap Laura.

Laura meminta masyarakat di daerahnya nantinya menggunakan paket internet untuk hal-hal yang positif sebagai sarana belajar untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan, malah kalau bisa mendatangkan tambahan penghasilan.

Sumber: Diskominfotik Nunukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here