Adama, Legislator PKS Soroti Layanan Puskesmas/RS

Adama legislator PKS Nunukan

POS KALTARA.CO.ID – Masalah pelayanam di puskesmas dan RSUD Nunukan menjadi sorotan legislator Adama dari PKS. Sebagaimana dilontarkan yang bersangkutan pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan Nunukan pada Kamis (18/6).

Adama mengaku, biasa mendapati puskesmas ataupun rumah sakit belum membuka layanan pada waktu yang telah ditentukan.

Legislator menuangkan unek-unek di hadapan Kepala Dinas Kesehatan Nunukan dr Meinstar Tololiu dan jajarannya sebagai tanda kekecewaannya terkait pelayanan kesehatan di daerah itu.

Pada saat itu, tampaknya Adama melontarkan “kemarahannya” atas pelayanan yang dinilai kurang baik di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Nunukan.

Situasi ini terjadi saat legislator PKS ini diberikan kesempatan berbicara pada rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Kamis, 18 Juni 2020.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Kembali Gelar Vaksinasi Massal Tahap I, Masyarakat Antusias Mengantri Demi Divaksin

Legislator tersebut adalah Adama dari Fraksi PKS meminta puskesmas yang tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal agar dirobohkan saja.

“Kalau memang tidak bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik maka robohkan saja puskesmas itu,” ujar dia dengan nada suara yang agak keras.

Hal ini terjadi, karena Adama sangat kesal atas pelayanan di puskesmas yang tidak sesuai standar waktu yang ditentukan.

Ia mengaku, sebelum menghadiri RDP pada hari itu dirinya mengunjungi puskesmas dan RSUD Nunukan. Kesalnya, hingga pukul 08.30 wita pagi belum ada pelayanan.

Baca Juga:  Dewan Temukan Proyek Infrastruktur Rusak, Butuh Biaya Pemeliharaan

Situasi yang ditemukan tersebut yang menyebabkan kekesalannya dilontarkan kepada Dinas Kesehatan Nunukan yang dinilai tidak mengontrol jajarannya agar memberikan layanan yang cepat dan tepat.

Sepanjang Adama berbicara kala itu, membuat suasana RDP menjadi hening. Disertai suara yang terbata-bata, dia menyatakan, sangat menyayangkan pelayanan di puskesmas maupun RSUD yang tidak cepat.

Oleh karena itu, legislator asal dapil Nunukan I ini, menyarankan, fasilitas kesehatan yang tidak mampu melayani masyarakat dengan baik agar dirobohkan saja.

Menurut dia, fasilitas kesehatan baik bangunan maupun peralatan diadakan dengan anggaran yang besar sementara tidak dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Nunukan Gelar Rapat Paripurna Terkait Usulan 2 Raperda

Adama menilai, aspek pelayanan kesehatan sangat penting karena kebutuhan dasar masyarakat. “Buat apa banyak puskesmas kalau tidak bisa juga memberikan pelayanan yang baik,” imbuh dia.

Pada akhir pernyataannya, Adama meminta maaf kiranya suaranya agak keras dan tampak emosional karena disertai gerakan tangan.

Ia pun mengakui, nada suaranya memang seperti itu keras tetapi hatinya tetap baik dan lembut.

RDP yang digelar ini dipimpin langsung Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa dan dihadiri pula puluhan anggota legislatif dan jajaran Dinas Kesehatan. (ir/TZ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here